Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
HIVANI TALITHA MAJID, GAMBARAN HISTOLOGI USUS IKAN GURAMI (OSPHRONEMUS GORAMY) YANG DIBERI PAKAN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG KEONG BAKAU (TELESCOPIUM TELESCOPIUM). Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2026

Budidaya ikan gurami (osphronemus gouramy) memerlukan pakan berkualitas untuk mendukung pertumbuhan dan penyerapan nutrisi. salah satu bahan alternatif yang potensial adalah tepung keong bakau (telescopium telescopium) karena memiliki kandungan protein tinggi dan tersedia melimpah di ekosistem mangrove. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung keong bakau dalam pakan terhadap gambaran histologi usus ikan gurami, khususnya pada tinggi, lebar, dan luas permukaan vili usus. penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (ral) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu p1 (0%), p2 (10%), p3 (20%) dan p4 (30%) tepung keong bakau dalam pakan. pemeliharaan ikan dilakukan selama 28 hari dengan pemberian pakan secara ad libitum. parameter yang diamati meliputi tinggi vili, lebar vili, dan luas permukaan vili usus ikan gurami serta gambaran histologi. hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung keong bakau memberikan gambaran terhadap struktur histologi usus ikan gurami. perlakuan terbaik diperoleh pada p4 (30%) dengan nilai luas permukaan vili tertinggi sebesar 27164,42 µm, tinggi vili 193,71 µm, dan lebar vili 44,66 µm serta menghasilkan gambaran histologi usus terbaik yang ditandai oleh struktur vili yang lebih panjang. nilai tersebut menunjukkan bahwa penambahan tepung keong bakau pada dosis 30% mampu meningkatkan kapasitas penyerapan nutrisi usus secara optimal. dengan demikian, tepung keong bakau berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan alternatif untuk mendukung kesehatan saluran pencernaan dan efisiensi penyerapan nutrisi pada ikan gurami. kata kunci: ikan gurami, tepung keong bakau, histologi usus, vili usus, pakan alternatif.



Abstract

The culture of giant gourami (Osphronemus gouramy) requires high-quality feed to support growth and nutrient absorption. One potential alternative feed ingredient is mangrove snail meal (Telescopium telescopium) due to its high protein content and abundant availability in mangrove ecosystems. This study aimed to determine the effect of mangrove snail meal supplementation in feed on the intestinal histology of giant gourami, particularly the villus height, villus width, and villus surface area. The study employed an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD) consisting of four treatments and four replications: P1 (0%), P2 (10%), P3 (20%), and P4 (30%) mangrove snail meal inclusion in the diet. Fish were reared for 28 days and fed ad libitum. The observed parameters included villus height, villus width, villus surface area, and intestinal histological characteristics. The results showed that the addition of mangrove snail meal affected the histological structure of the giant gourami intestine. The best treatment was obtained in P4 (30%), which produced the highest villus surface area (27,164.42 µm), villus height (193.71 µm), and villus width (44.66 µm), as well as the best intestinal histological appearance characterized by longer villi structures. These findings indicate that the inclusion of 30% mangrove snail meal can optimally enhance the nutrient absorption capacity of the intestine. Therefore, mangrove snail meal has the potential to be utilized as an alternative feed ingredient to support digestive tract health and improve nutrient absorption efficiency in giant gourami Keywords: gourami fish, mangrove snail meal, intestinal histology, intestinal villi, alternative feed.



    SERVICES DESK