Plankton berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan dan dapat digunakan sebagai bioindikator karena peka terhadap perubahan lingkungan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas plankton serta mengetahui pengaruh kepadatan tiram pasifik (crassostrea gigas) terhadap kelimpahan plankton pada sistem polikultur udang windu (penaeus monodon) dan tiram pasifik. penelitian dilaksanakan selama 28 hari menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan empat perlakuan dan lima ulangan, yaitu a tanpa tiram, b 25 ekor/m², c 45 ekor/m², dan d 65 ekor/m². parameter yang diamati meliputi kelimpahan plankton, indeks keanekaragaman, keseragaman, dominansi, kualitas air, serta tingkat kelangsungan hidup udang windu dan tiram pasifik. hasil penelitian menunjukkan bahwa plankton yang ditemukan terdiri atas enam filum, yaitu bacillariophyta, rotifera, chlorophyta, nematoda, arthropoda, dan ciliophora. bacillariophyta merupakan kelompok yang paling banyak ditemukan selama penelitian. nilai keanekaragaman dan keseragaman yang rendah menunjukkan bahwa penyebaran plankton antar kelompok belum merata, sedangkan nilai dominansi yang rendah menunjukkan bahwa tidak terdapat satu jenis plankton yang mendominasi. hasil uji anova menunjukkan bahwa kepadatan tiram pasifik belum memberikan pengaruh nyata terhadap kelimpahan plankton pada h-7, tetapi memberikan pengaruh nyata pada h-14, h-21, dan h-28 pada tingkat kepercayaan 95%. perlakuan tanpa tiram cenderung memiliki kelimpahan plankton lebih tinggi, sedangkan perlakuan dengan kepadatan tiram lebih tinggi cenderung menunjukkan kelimpahan plankton lebih rendah. secara umum, kualitas air masih berada pada kisaran yang mendukung kehidupan organisme budidaya, serta tingkat kelangsungan hidup udang windu dan tiram pasifik tergolong tinggi. kata kunci: plankton, polikultur, udang windu, tiram pasifik, kelimpahan plankton
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEPEKAAN PLANKTON PADA SISTEM POLIKULTUR UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DAN TIRAM PASIFIK (CRASSOSTREA GIGAS). Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan Budidaya Perairan (S1),2026
Baca Juga : KEPEKAAN PLANKTON PADA SISTEM POLIKULTUR UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DANRNKERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) (DIMAS SISWOYO, 2023)
Abstract
Plankton plays an important role in maintaining the balance of aquatic ecosystems and can be used as a bioindicator because it is sensitive to environmental changes. This study aimed to analyze the plankton community structure and determine the effect of Pacific oyster (Crassostrea gigas) density on plankton abundance in a polyculture system of tiger shrimp (Penaeus monodon) and Pacific oyster. The study was conducted for 28 days using a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and five replications, namely A without oysters, B with 25 oysters/m², C with 45 oysters/m², and D with 65 oysters/m². The observed parameters included plankton abundance, diversity index, evenness index, dominance index, water quality, and the survival rates of tiger shrimp and Pacific oyster. The results showed that the plankton found consisted of six phyla, namely Bacillariophyta, Rotifera, Chlorophyta, Nematoda, Arthropoda, and Ciliophora. Bacillariophyta was the most commonly found group during the study. The low diversity and evenness values indicated that the distribution of plankton among groups was uneven, while the low dominance value indicated that no single plankton species dominated. The ANOVA results showed that Pacific oyster density had no significant effect on plankton abundance on D-7, but had a significant effect on D-14, D-21, and D-28 at a 95% confidence level. The treatment without oysters tended to have higher plankton abundance, while treatments with higher oyster density tended to show lower plankton abundance. In general, water quality remained within a suitable range to support the life of cultured organisms, and the survival rates of tiger shrimp and Pacific oyster were relatively high. Keywords: plankton, polyculture, tiger shrimp, Pacific oyster, plankton abundance.
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN DOSIS FORMALIN TERHADAP SCREENING POST LARVA (PL - 12) UDANG WINDU (PENAEUS MONODON FAB)) (Emmy Kurniawati Daud, 2024)