Abstrak simpang amd batoh merupakan simpang bersinyal di kota banda aceh yang memiliki tingkat aktivitas lalu lintas cukup tinggi sehingga berpotensi menimbulkan tundaan dan antrian kendaraan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja simpang bersinyal amd batoh berdasarkan model arus jenuh pkji 2023 dan arus jenuh terkalibrasi auliasyah, (2023). metode penelitian dilakukan dengan survei langsung di lapangan pada jam 06.45-08.45 wib dan 16.30-18.30 wib selama dua hari yaitu hari senin dan rabu. data yang diperoleh berupa volume lalu lintas, geometrik simpang, dan waktu sinyal lalu lintas. analisis dilakukan mengacu pada pedoman kapasitas jalan indonesia (pkji) 2023 dengan membandingkan arus jenuh pkji 2023 dan arus jenuh terkalibrasi dari penelitian auliasyah (2023) sebesar jo = 349 × le. hasil penelitian menunjukkan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,33 dan tundaan rata-rata simpang sebesar 8 detik/smp pada model arus jenuh pkji 2023 dan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,55 dan tundaan rata-rata simpang sebesar 10 detik/smp pada model arus jenuh terkalibrasi auliasyah (2023), keduanya berada pada tingkat pelayanan b. model arus jenuh terkalibrasi auliasyah (2023) memberikan gambaran beban lalu lintas dan tingkat pemanfaatan kapasitas yang lebih tinggi sebaiknya dijadikan acuan pada perencanaan simpang bersinyal. kata kunci: arus jenuh, kalibrasi, simpang apill, simpang amd batoh, pkji 2023.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL AMD BATOH MENGACU PADA MODEL ARUS JENUH PKJI 2023 DAN ARUS JENUH TERKALIBRASI. Banda Aceh Fakultas Teknik Sipil,2026
Baca Juga : ANALISIS ARUS JENUH DASAR DAN PENGARUHNYA TERHADAP KAPASITAS SIMPANG BERSINYAL (Teuku Syahrul Fazila, 2024)
Abstract
ABSTRACT The AMD Batoh intersection is a signaled intersection in Banda Aceh City that has a high enough level of traffic activity that has the potential to cause delays and queues of vehicles. This study aims to determine the performance of the AMD Batoh Signaled Junction based on the 2023 PKJI saturated current model and the calibrated saturated current Auliasyah, (2023). The research method was carried out by direct survey in the field at 06.45-08.45 WIB and 16.30-18.30 WIB for two days, namely Monday and Wednesday. The data obtained was in the form of traffic volume, intersection geometry, and traffic signal timing. The analysis was carried out referring to the 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI) by comparing the 2023 PKJI saturated current and the calibrated saturated current from Auliasyah's (2023) research of Jo = 349 × Le. The results showed that the saturation value was 0.33 and the average delay of intersection was 8 seconds/SMP in the 2023 PKJI saturated current model and the saturation degree value was 0.55 and the average delay of the intersection was 10 seconds/SMP in the Auliasyah (2023) calibrated saturated current model, both of which are at service level B. Auliasyah's calibrated saturated current model (2023) provides an overview of traffic load and a higher capacity utilization rate should be used as a reference in the planning of signaled intersections. Keywords: saturation flow, calibration, signalized intersection, AMD Batoh intersection, PKJI 2023.
Baca Juga : MANAJEMEN LALU LINTAS SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG INPRES DI KOTA LHOKSEUMAWE (Iftah Azmi, 2025)