Minyak atsiri dari bunga mimusops elengi l., cananga odorata, dan kulit buah citrus sinensis l., memiliki potensi sebagai bahan parfum alami sekaligus aktivitas antibakteri. penelitian ini bertujuan untuk memperoleh minyak atsiri melalui metode enfleurasi menggunakan lemak sebagai absorben, mengevaluasi karakter fisik minyak atsiri, memformulasikannya menjadi parfum padat dengan komposisi terbaik berdasarkan uji organoleptik, serta menguji aktivitas antibakterinya terhadap e.coli menggunakan metode difusi agar. hasil menunjukkan bahwa rendemen minyak atsiri yang diperoleh sebesar 0,218% untuk m. elengi dan 0,389% untuk c. odorata. karakterisasi fisik menunjukkan bahwa nilai indeks bias minyak atsiri m. elengi, c. odorata dan c. sinensis masing-masing sebesar 1,4988, 1,5098, dan 1,4787, yang mendekati kisaran standar sni, serta larut sempurna dalam alkohol dengan perbandingan 1:1, sehingga menunjukkan kualitas dan kemurnian yang baik. berdasarkan uji organoleptik, formulasi terbaik adalah kombinasi m. elengi (5%), c. odorata (3%), dan c. sinensis (2%) (5:3:2) dengan tingkat kesukaan panelis tertinggi, yang kemudian diformulasikan menjadi parfum padat dengan total konsentrasi minyak atsiri 20%. uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa minyak astiri c. sinensis memiliki aktivitas tertinggi dengan zona hambat sebesar 24,23 mm dan persentase keaktifan 75,4%, diikuti oleh c. odorata (63,8%) dan m. elengi (43,4%). sediaan parfum padat menunjukkan aktivitas antibakteri dengan persentase keaktifan sebesar 41,6% dan rata-rata zona hambat sebesar 13,35 mm. oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa parfum padat yang dihasilkan efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri e. coli.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FORMULASI PARFUM PADAT BERBASIS MINYAK ATSIRI BUNGA TANJUNG (MIMUSOPS ELENGI L.), BUNGA KENANGA (CANANGA ODORATA) DAN KULIT JERUK MANIS (CITRUS SINENSIS L.) YANG MEMILIKI AKTIVITAS ANTIBAKTERI. Banda Aceh Fakultas mipa,2026
Baca Juga : AKTIVITAS ANTI ACNE MINYAK ATSIRI BUNGA TANJUNG (MIMUSOPS ELENGI L.) DENGAN METODE ENFLEURASI TERHADAP BAKTERI PROPIONIBACTERIUM ACNES DALAM FORMULA GEL (Cut Aja Zuhra Rizki, 2022)
Abstract
Essential oils from the flowers of Mimusops elengi L., Cananga odorata, and the peel of Citrus sinensis L. can be used as natural perfume ingredients with antibacterial activity. This study was aimed to obtain essential oils using the enfleurage method with fat as an absorbent, evaluate their physical characteristics, formulate them into a solid perfume with the best composition based on organoleptic test, and assess their antibacterial activity against Escherichia coli using the agar diffusion method. The yields of essential oils were 0.218% for M. elengi and 0.389% for C. odorata. The refractive indices of M. elengi, C. odorata, and C. sinensis were 1.4988, 1.5098, and 1.4787, respectively, which are close to the SNI standard range, and all oils were completely soluble in alcohol (1:1), indicating good quality and purity. The best formulation was a combination of M. elengi (5%), C. odorata (3%), and C. sinensis (2%) (5:3:2) with the highest panelist preference, which was then formulated into a solid perfume containing 20% essential oil. Antibacterial activity testing showed that C. sinensis essential oil exhibited the highest activity, with an inhibition zone of 24.23 mm and an activity percentage of 75.4%, followed by C. odorata (63.8%) and M. elengi (43.4%). The solid perfume preparation also demonstrated antibacterial activity, with an activity percentage of 41.6% and an average inhibition zone of 13.35 mm. Therefore, it can be concluded that the resulting solid perfume is effective in inhibiting the growth of E. coli.
Baca Juga : PENGARUH SALEP EKSTRAK BUNGA KENANGA (CANANGA ODORATA) PADA TIKUS WISTAR YANG DIINDUKSI LUKA BAKAR GRADE IIA (Teuku Fasya Maulana, 2022)