Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
SYALSABILLA NAFA ADAM PINATA, EFEKTIVITAS ALOKASI DANA OTONOMI KHUSUS PADA RNPEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI KABUPATEN RNSIMEULUE. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik - Ilmu Pemerintahan,2026

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengalokasian dana otonomi khusus (otsus) aceh dalam mendukung pembangunan infrastruktur di kabupaten simeulue sebagai daerah kepulauan dengan kondisi geografis yang kompleks dan keterbatasan akses. berdasarkan undang-undang nomor 11 tahun 2006 tentang pemerintahan aceh pasal 183, dana otonomi khusus diberikan untuk mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi. namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai permasalahan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas alokasi dana otonomi khusus terhadap pembangunan infrastruktur di kabupaten simeulue serta mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaannya. penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. analisis penelitian menggunakan teori efektivitas menurut duncan dalam rahanul mina (2022) yang meliputi tiga indikator, yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi dana otonomi khusus terhadap pembangunan infrastruktur di kabupaten simeulue belum sepenuhnya efektif. adapun hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, kapasitas sumber daya manusia, koordinasi kelembagaan yang belum maksimal, kesiapan perencanaan teknis, kondisi geografis, serta masih adanya silpa atau pengembalian anggaran kepada pemerintah pusat, sehingga manfaat pembangunan infrastruktur belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh masyarakat. saran yang dapat diberikan kepada peneliti selanjutnya yakni mengembangkan penelitian mengenai alokasi dana otonomi khusus dengan menggunakan pendekatan atau teori yang berbeda sehingga dapat memberikan sudut pandang yang lebih luas dalam menganalisis efektivitas pengalokasiannya. penelitian juga dapat diperluas melalui studi komparatif dengan kabupaten/kota lain di aceh atau berfokus pada dampak pembangunan infrastruktur yang dibiayai dana otonomi khusus. kata kunci: efektivitas, dana otonomi khusus, infrastruktur, kabupaten simeulue



Abstract

This study is motivated by the allocation of Aceh's Special Autonomy Fund (Otsus) to support infrastructure development in Simeulue Regency, an island region with complex geographical conditions and limited accessibility. Based on Article 183 of Law Number 11 of 2006 concerning the Governing of Aceh, the Special Autonomy Fund is intended to support regional development and improve community welfare through infrastructure development, education, health, social services, and economic empowerment. However, various challenges remain in its implementation. This study aims to analyze the effectiveness of the allocation of the Special Autonomy Fund for infrastructure development in Simeulue Regency and to identify the obstacles encountered in its implementation. This study employed a qualitative descriptive research method. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. The analysis was based on Duncan's effectiveness theory as cited in Rahanul Mina (2022), which consists of three indicators: goal achievement, integration, and adaptation. The findings indicate that the allocation of the Special Autonomy Fund for infrastructure development in Simeulue Regency has not been fully effective. The main obstacles include budget constraints, limited human resource capacity, suboptimal institutional coordination, inadequate technical planning, geographical conditions, and the existence of unspent budget funds (SiLPA) or budget returns to the central government, resulting in infrastructure development benefits that have not been evenly experienced by the community. It is recommended that future researchers further examine the allocation of the Special Autonomy Fund by applying different approaches or theories to provide broader perspectives in analyzing its effectiveness. Future studies may also be expanded through comparative research involving other regencies or municipalities in Aceh or by focusing on the impacts of infrastructure development funded by the Special Autonomy Fund. Keywords: Effectiveness, Special Autonomy Fund, Infrastructure, Simeulue Regency.



    SERVICES DESK