Abstrak cut nurjadidah. (2026). perkembangan pasar simpang rangkaya kecamatan tanah luas kabupaten aceh utara 1990–2024. [skripsi. universitas syiah kuala]. di bawah bimbingan drs. mawardi, m.hum., m.a., dan t. bahagia kesuma, s.pd., m.pd. penelitian ini berjudul perkembangan pasar simpang rangkaya kecamatan tanah luas kabupaten aceh utara 1990–2024. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang munculnya pasar simpang rangkaya, proses perkembangannya, serta faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan pasar tersebut pada tahun 1990–2024. penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif melalui tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, dokumentasi, dan wawancara dengan narasumber yang mengetahui perkembangan pasar simpang rangkaya. hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar simpang rangkaya muncul karena kebutuhan masyarakat akan pusat perdagangan yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. sebelum adanya pasar, masyarakat berbelanja ke pasar lain yang letaknya cukup jauh. seiring bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya aktivitas ekonomi, kegiatan jual beli sederhana mulai tumbuh dan berkembang menjadi pasar. pada periode 1990–2004 kondisi pasar masih sederhana dengan jumlah pedagang yang terbatas serta dipengaruhi situasi konflik aceh. pada periode 2005–2019 pasar mengalami perkembangan yang cukup pesat, ditandai dengan bertambahnya jumlah pedagang, jenis barang dagangan, serta pembangunan kios semi permanen dan permanen. tahun 2020 aktivitas pasar menurun akibat pandemi covid-19, namun pada periode 2021–2024 pasar kembali berkembang seiring pemulihan ekonomi masyarakat. faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan pasar simpang rangkaya meliputi lokasi pasar yang strategis, keberadaan perusahaan migas exxonmobil, meningkatnya kebutuhan masyarakat, serta terbentuknya komunitas perdagangan. dengan demikian, pasar simpang rangkaya berkembang menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi masyarakat di kecamatan tanah luas, kabupaten aceh utara. kata kunci: perkembangan, pasar tradisional, simpang rangkaya, tanah luas, aceh utara.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERKEMBANGAN PASAR SIMPANG RANGKAYA KECAMATAN TANAH LUAS KABUPATEN ACEH UTARA 1990-2024. Banda Aceh Fakultas KIP,2026
Baca Juga : PASAR TRADISIONAL SIMPANG PEUT DI NAGAN RAYA (TEMA : ARSITEKTUR TROPIS) (Khalisul Atfal, 2025)
Abstract
ABSTRACT Cut Nurjadidah. (2026). The Development of Simpang Rangkaya Market, Tanah Luas District, North Aceh Regency, 1990–2024. [Thesis. Syiah Kuala University]. Supervised by Drs. Mawardi, M.Hum., M.A., and T. Bahagia Kesuma, S.Pd., M.Pd. This study is entitled The Development of Simpang Rangkaya Market, Tanah Luas District, North Aceh Regency, 1990–2024. This study aims to identify the background of the emergence of Simpang Rangkaya Market, its development process, and the factors influencing its development from 1990 to 2024. This study employed the historical method with a qualitative approach through the stages of heuristics, verification, interpretation, and historiography. Data collection techniques were carried out through library research, documentation, and interviews with informants who understood the development of Simpang Rangkaya Market. The results show that Simpang Rangkaya Market emerged because of the community’s need for a trading center closer to their residential area. Before the market existed, people shopped at other markets located quite far away. Along with population growth and increasing economic activities, simple buying and selling activities began to grow and developed into a market. In the period 1990–2004, the market was still simple with a limited number of traders and was influenced by the Aceh conflict situation. In the period 2005–2019, the market experienced rapid development, marked by an increase in the number of traders, types of goods sold, and the construction of semi-permanent and permanent stalls. In 2020, market activities declined due to the Covid-19 pandemic, but in the period 2021–2024, the market developed again along with the recovery of the community’s economy. Factors influencing the development of Simpang Rangkaya increasing community needs, Market include its strategic location, the presence of the ExxonMobil oil and gas company, and the formation of a trading community. Therefore, Simpang Rangkaya Market has developed into one of the centers of community economic activities in Tanah Luas District, North Aceh Regency. Keywords: Development, Traditional Market, Simpang Rangkaya, Tanah Luas, North Aceh.
Baca Juga : KARAKTERISTIK REPRODUKSI PADA SAPI ACEH BETINA DI KECAMATAN TANAH LUAS KABUPATEN ACEH UTARA PROVINSI ACEH (Zuhriati, 2024)