Atu bata merupakan salah satu material konstruksi yang banyak digunakan sejak masa lampau. di aceh, batu bata dapat ditemukan pada beberapa bangunan bersejarah, termasuk struktur bangunan kuno yang terdapat di kawasan mangrove park lampulo, banda aceh. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi penyusun batu bata pada bangunan kuno di mpl melalui analisis x-ray fluorescence (xrf), x-ray diffraction (xrd), dan fourier transform infrared spectroscopy (ftir). ketiga metode tersebut memberikan informasi mengenai komposisi unsur oksida, fase mineral, serta gugus fungsi penyusun material. sampel yang digunakan terdiri atas lima sampel batu bata kuno dari kawasan mpl dan satu sampel batu bata modern sebagai pembanding. hasil analisis xrf menunjukkan bahwa batu bata kuno didominasi oleh sio2, al2o3, dan fe2o3 yang mengindikasikan material berbasis silika, aluminosilikat, dan oksida besi. analisis xrd menunjukkan mineral kuarsa, feldspar, muskovit, hematit, dan albit sebagai fase mineral utama, dengan kuarsa sebagai fase dominan pada seluruh sampel. hasil ftir menunjukkan pita serapan gugus o–h, si–o, fe–o yang mendukung identifikasi mineral hasil xrd. hasil karakterisasi xrf, xrd, dan ftir menunjukkan keselarasan bahwa batu bata kuno mpl tersusun oleh material aluminosilikat dengan kandungan silika yang tinggi. hasil penelitian ini memberikan informasi ilmiah mengenai komposisi dan teknologi pembuatan batu bata pada masa lampau serta dapat menjadi dasar dalam upaya konservasi dan restorasi bangunan bersejarah di aceh. kata kunci: batu bata kuno, mangrove park lampulo, xrf, xrd, ftir, komposisi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI KOMPOSISI PENYUSUN BATU BATA PADA BANGUNAN BERSEJARAH MANGROVE PARK LAMPULO, BANDA ACEH.. Banda Aceh Fakultas mipa,2026
Baca Juga : STRUKTUR TEGAKAN DAN PEMETAAN SEBARAN JENIS MANGROVE DI KAWASAN MANGROVE PARK LAMPULO, KECAMATAN KUTA ALAM, BANDA ACEH (OYA DILLA OKTA, 2026)
Abstract
Bricks have long been a widely used construction material. In Aceh, bricks are found in various historical structures, including ancient buildings located in the Mangrove Park Lampulo (MPL) area of Banda Aceh. This study aims to identify the composition of ancient bricks from the MPL site using X-Ray Fluorescence (XRF), X-Ray Diffraction (XRD), and Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). These methods provide data on oxide composition, mineral phases, and the functional groups constituting the material. The study utilized five ancient brick samples from the MPL area and one modern brick sample for comparison. XRF analysis revealed that the ancient bricks were dominated by SiO2, Al2O3, and Fe2O3, indicating materials based on silica, aluminosilicates, and iron oxides. XRD analysis identified quartz, feldspar, muscovite, hematite, and albite as the primary mineral phases, with quartz being the dominant phase across all samples. FTIR results showed absorption bands corresponding to O–H, Si–O, and Fe–O groups, corroborating the mineral identification from the XRD analysis. The XRF, XRD, and FTIR characterization results consistently indicate that the ancient MPL bricks are composed of aluminosilicate materials with high silica content. These findings provide scientific insights into the composition and historical brick-making technology, serving as a foundation for the conservation and restoration of historical buildings in Aceh. Keywords: Ancient bricks, Mangrove Park Lampulo, XRF, XRD, FTIR, composition.
Baca Juga : OPTIMALISASI BIAYA PEKERJAAN RANGKA STRUKTURAL DAN DINDING PENGISI MENGGUNAKAN METODE REKAYASA NILAI (Maulana Rizki, 2015)