Pengangkutan tandan buah segar (tbs) kelapa sawit dari lokasi panen menuju tempat pengumpulan hasil merupakan salah satu tahapan penting dalam kegiatan produksi kelapa sawit. pada lahan dengan tingkat kemiringan yang tinggi, proses pengangkutan sering menghadapi berbagai permasalahan, seperti terjadinya slip roda, berkurangnya gaya traksi, menurunnya stabilitas alat, serta meningkatnya risiko kecelakaan bagi operator. penggunaan roda konvensional pada traktor roda dua masih memiliki keterbatasan dalam mendukung operasi pada kondisi medan tersebut. oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja roda reversibel pada pengangkutan tbs kelapa sawit di lahan miring ekstrem serta mengkaji pengaruh variasi sudut sirip terhadap kemampuan traksi dan besarnya slip roda. penelitian ini dilaksanakan pada bulan agustus 2025 di perkebunan kelapa sawit gampong jalin, kecamatan jantho, kabupaten aceh besar. alat yang digunakan berupa traktor roda dua yanmar tf 85mly-di berdaya 8,5 hp yang dipasangkan dengan trailer tipe pivot dan roda reversibel. pengujian dilakukan pada tiga tingkat kemiringan lahan, yaitu lahan landai (20°), lahan sedang (32°), dan lahan ekstrem (40°), dengan lima variasi sudut sirip roda, yaitu -15°, 0°, 15°, 30°, dan 45°. parameter yang diamati meliputi jumlah putaran roda, diameter roda, radius putar, dan nilai slip roda. seluruh pengujian dilakukan pada kondisi muatan penuh dengan lintasan yang mengikuti kontur alami lahan. hasil penelitian menunjukkan bahwa roda reversibel dapat digunakan dengan baik untuk mendukung pengangkutan tbs kelapa sawit pada lahan miring ekstrem. nilai slip yang diperoleh berkisar antara 3,96–40,98% dan cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya kemiringan lahan serta semakin besarnya sudut sirip yang digunakan. pada sebagian besar kondisi pengujian, sudut sirip 15° menghasilkan nilai slip paling rendah karena mampu memberikan daya cengkeram yang lebih baik terhadap permukaan tanah. sebaliknya, penggunaan sudut sirip 45° menghasilkan nilai slip yang lebih tinggi akibat berkurangnya kemampuan sirip untuk menembus tanah. selain itu, peningkatan kemiringan lahan juga menyebabkan radius putar menjadi lebih besar sehingga kemampuan manuver traktor dan trailer mengalami penurunan. secara umum, roda reversibel terbukti mampu meningkatkan kemampuan traksi dan mempertahankan kestabilan selama proses pengangkutan tbs pada lahan miring. pemilihan sudut sirip yang sesuai dengan kondisi medan menjadi faktor penting dalam mengurangi slip dan meningkatkan efisiensi kerja alat. berdasarkan hasil penelitian ini, penggunaan roda reversibel dengan sudut sirip yang relatif kecil lebih disarankan untuk pengangkutan tbs pada lahan dengan kemiringan ekstrem. selain itu, pengembangan lebih lanjut terhadap desain roda maupun sistem pengangkutan masih diperlukan guna memperoleh kinerja yang lebih optimal serta meningkatkan keselamatan operator selama bekerja.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI KINERJA RODA REVERSIBEL PADA PENGANGKUTAN TANDAN BUAH SEGAR (TBS) SAWIT DI LAHAN MIRING EKSTREM. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2026
Baca Juga : UJI PERFORMANSI GEROBAK SORONG BERMESIN UNTUK PENGANGKUTAN TANDAN BUAH SEGAR KELAPA SAWIT (Al-Qudri, 2015)
Abstract
Transporting oil palm fresh fruit bunches (FFB) from the harvest site to the collection point is a crucial stage in oil palm production. On steep terrain, the transport process often encounters various challenges, such as wheel slip, reduced traction, compromised vehicle stability, and an increased risk of accidents for the operator. Conventional wheels on two-wheel tractors have limitations when operating under such terrain conditions. Therefore, this study was conducted to evaluate the performance of reversible wheels in transporting oil palm FFB on extremely steep terrain and to analyze the effect of varying lug angles on traction capability and wheel slip. The study was conducted in August 2025 at an oil palm plantation in Gampong Jalin, Jantho District, Aceh Besar Regency. The equipment used was a Yanmar TF 85MLY-di two-wheel tractor (8.5 HP) coupled with a pivot-type trailer and reversible wheels. Testing was performed across three terrain slopes—gentle (20°), moderate (32°), and extreme (40°)—using five lug angle variations: -15°, 0°, 15°, 30°, and 45°. Observed parameters included the number of wheel rotations, wheel diameter, turning radius, and wheel slip values. All tests were conducted under full-load conditions, with the transport path following the natural contours of the land. The results indicate that reversible wheels are effective for transporting oil palm FFB on extremely steep terrain. Slip values ranged from 3.96% to 40.98% and tended to increase with steeper terrain and larger lug angles. In most test conditions, a lug angle of 15° yielded the lowest slip values, as it provided superior grip on the soil surface. Conversely, a lug angle of 45° resulted in higher slip values due to the reduced ability of the lugs to penetrate the soil. Furthermore, an increase in land slope results in a larger turning radius, thereby reducing the maneuverability of the tractor and trailer combination. In general, reversible wheels have proven capable of enhancing traction and maintaining stability during the transport of fresh fruit bunches (FFB) on sloping terrain. Selecting a lug angle suited to the terrain conditions is a crucial factor in minimizing slippage and improving operational efficiency. Based on the study's findings, the use of reversible wheels with relatively small lug angles is recommended for FFB transport on extremely steep slopes. Additionally, further development of wheel designs and transport systems is required to achieve optimal performance and enhance operator safety during operations.
Baca Juga : UJI KINERJA TRAILER TIPE PIVOT PADA HAND TRAKTOR MENGGUNAKAN RODA SANGKAR DI LAHAN MIRING (DENI ISWANDI, 2022)