Perhutanan sosial merupakan program pengelolaan hutan berbasis masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan, namun dalam pelaksanaannya masih terdapat kesenjangan partisipasi dan kontribusi gender antara laki-laki dan perempuan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat partisipasi gender, mendeskripsikan kontribusi gender, serta merumuskan strategi penguatan partisipasi dan kontribusi gender dalam pemanfaatan program perhutanan sosial di kabupaten aceh tengah. penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap 207 responden. data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji mann-whitney u, analisis deskriptif, dan analisis swot. hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat partisipasi yang signifikan antara laki-laki dan perempuan (u = 1.474,5; z = 2,129; p = 0,033), dengan mean rank laki-laki (105,10) lebih tinggi dibandingkan perempuan (65,95). dari sisi kontribusi, total beban kerja harian perempuan (10,14 jam) lebih tinggi dibandingkan laki-laki (9,80 jam) akibat beban kerja non-ekonomi yang lebih besar. kontribusi pendapatan laki-laki terhadap total pendapatan keluarga sebesar 25,95% dengan pendapatan bersih rp1.003.000 per bulan, sedangkan perempuan sebesar 22,60% dengan pendapatan bersih rp637.000 per bulan. berdasarkan analisis swot, program berada pada kuadran ii dengan koordinat (−0,08; +0,12), sehingga strategi w-o (ekspansif) menjadi prioritas utama yang diarahkan pada peningkatan kapasitas perempuan, perluasan akses permodalan berbasis gender, dan pemanfaatan teknologi untuk memperluas akses pasar produk hhbk. kata kunci: partisipasi gender, kontribusi gender, perhutanan sosial, mann-whitney u, swot.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PARTISIPASI GENDER DALAM PEMANFAATAN PERHUTANAN SOSIAL DI KABUPATEN ACEH TENGAH. Banda Aceh Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam,2026
Baca Juga : STRUKTUR DAN KOMPOSISI JENIS AGROFORESTRI KOPI ARABIKA DI RNPERHUTANAN SOSIAL DESA KEKUYANG KECAMATAN KETOL KABUPATEN RNACEH TENGAH (Septhia Ananda Maizhar, 2025)
Abstract
Social forestry is a community-based forest management program aimed at improving community welfare, yet gender gaps in participation and contribution between men and women persist in its implementation. This study aims to analyze differences in gender participation levels, describe gender contributions, and formulate strategies to strengthen gender participation and contribution in social forestry programs in Central Aceh Regency. A descriptive quantitative approach was employed using purposive sampling of 207 respondents. Data were collected through structured questionnaires and interviews, then analyzed using the Mann-Whitney U test, descriptive analysis, and SWOT analysis. Results indicate a significant difference in participation levels between men and women (U = 1,474.5; Z = 2.129; p = 0.033), with men having a higher mean rank (105.10) than women (65.95). Regarding contributions, women's total daily workload (10.14 hours) exceeded men's (9.80 hours) due to greater noneconomic domestic responsibilities. Men's income contribution to total household income was 25.95% with a net income of IDR 1,003,000 per month, while women contributed 22.60% with IDR 637,000 per month. SWOT analysis placed the program in Quadrant II at coordinates (−0.08; +0.12), establishing the W-O (Expansive) strategy as the primary priority, directed toward increasing women's capacity, expanding gender-responsive access to capital, and utilizing technology to broaden market access for women-managed non-timber forest products. Keywords: Gender participation, Gender contribution, Social forestry, Mann-Whitney U, SWOT.
Baca Juga : KAJIAN SOSIAL DAN EKONOMI NELAYAN PANCING GURITA DI GAMPONG LAYEUN KECAMATAN LEUPUNG KABUPATEN ACEH BESAR (Fira Maulida, 2024)