Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
CUT NADA ADELIANA, COMPARATIVE ADVANTAGES OF INDONESIA AND MALAYSIA PALM OIL EXPORTS TO CHINA. Banda Aceh Fakultas Ekonomi Pembangunan,2026

Abstrak judul :comparative advantages of indonesia and malaysia palm oil exports to china nama : cut nada adeliana npm : 2201101010058 program studi/fakultas : ekonomi pembangunan / ekonomi dan bisnis pembimbing : - prof. dr. rustam effendi, s.e., m.econ : - dr. muhammad abrar, s.e., m.si kontsentrasi : ekonomi international penelitian ini menganalisis keunggulan komparatif ekspor crude palm oil (cpo) indonesia dan malaysia ke china selama periode 1995–2025 menggunakan tiga metode: revealed comparative advantage (rca), revealed symmetric comparative advantage (rsca), dan export product dynamics (epd). data sekunder bersumber dari un comtrade dengan kode hs 151110. terdapat tiga temuan utama. pertama, kedua negara mempertahankan keunggulan komparatif yang kuat dan konsisten sepanjang periode pengamatan, dengan nilai rata-rata rsca mendekati nilai maksimum teoritis indonesia sebesar 0,9140 dan malaysia sebesar 0,9149. kedua, terjadi pembalikan struktural dominasi kompetitif: malaysia memasuki tahun 1995 dengan rca 48,84 berbanding indonesia 4,94, namun pada periode 2021–2025 indonesia rata-rata mencapai 28,97 berbanding 11,86 milik malaysia, didorong oleh ekspansi perkebunan dan pendalaman hubungan perdagangan dalam kerangka belt and road initiative. ketiga, analisis epd mengungkapkan postur kompetitif yang dominan defensif indonesia menghabiskan 10 tahun di posisi lost opportunity dan 11 tahun di posisi retreat, menunjukkan bahwa keunggulan struktural belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi strategi penangkapan peluang pasar yang dinamis. rekomendasi mencakup reformasi mekanisme dmo indonesia, percepatan pengakuan sertifikasi ispo di china, dan reposisi strategi malaysia ke segmen oleokimia bernilai tinggi. kata kunci: rca, rsca, ekspor produk dinamis, minyak sawit.



Abstract

ABSTRAK Judul :Comparative Advantages Of Indonesia And Malaysia Palm Oil Exports To China Nama : Cut Nada Adeliana NPM : 2201101010058 Program Studi/Fakultas : Ekonomi Pembangunan / Ekonomi dan Bisnis Pembimbing : - Prof. Dr. Rustam Effendi, S.E., M.Econ : - Dr. Muhammad Abrar, S.E., M.Si Kontsentrasi : Ekonomi International Penelitian ini menganalisis keunggulan komparatif ekspor crude palm oil (CPO) Indonesia dan Malaysia ke China selama periode 1995–2025 menggunakan tiga metode: Revealed Comparative Advantage (RCA), Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA), dan Export Product Dynamics (EPD). Data sekunder bersumber dari UN Comtrade dengan kode HS 151110. Terdapat tiga temuan utama. Pertama, kedua negara mempertahankan keunggulan komparatif yang kuat dan konsisten sepanjang periode pengamatan, dengan nilai rata-rata RSCA mendekati nilai maksimum teoritis Indonesia sebesar 0,9140 dan Malaysia sebesar 0,9149. Kedua, terjadi pembalikan struktural dominasi kompetitif: Malaysia memasuki tahun 1995 dengan RCA 48,84 berbanding Indonesia 4,94, namun pada periode 2021–2025 Indonesia rata-rata mencapai 28,97 berbanding 11,86 milik Malaysia, didorong oleh ekspansi perkebunan dan pendalaman hubungan perdagangan dalam kerangka Belt and Road Initiative. Ketiga, analisis EPD mengungkapkan postur kompetitif yang dominan defensif Indonesia menghabiskan 10 tahun di posisi Lost Opportunity dan 11 tahun di posisi Retreat, menunjukkan bahwa keunggulan struktural belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi strategi penangkapan peluang pasar yang dinamis. Rekomendasi mencakup reformasi mekanisme DMO Indonesia, percepatan pengakuan sertifikasi ISPO di China, dan reposisi strategi Malaysia ke segmen oleokimia bernilai tinggi. Kata Kunci: RCA, RSCA, Ekspor Produk Dinamis, Minyak Sawit.



    SERVICES DESK