Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Nirlaifa Andriani, PENYELESAIAN KASUS BULLYING ANTAR SISWA DI SMP NEGERI 1 PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan,2026

Abstrak nirlaifa andriani. (2026). penyelesaian kasus bullying antar siswa di smp negeri 1 peukan bada kabupaten aceh besar. [skripsi. universitas syiah kuala]. di bawah bimbingan prof. dr. rusli yusuf, m.pd., dan yusrijal abdar, s.pd., m.h. bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara berulang oleh siswa terhadap siswa lain yang lebih lemah, baik secara fisik, verbal, maupun psikologis. permasalahan ini menjadi perhatian penting di lingkungan sekolah karena dapat berdampak pada kenyamanan belajar, prestasi siswa, serta kondisi psikologis korban. oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan proses penyelesaian kasus bullying antar siswa yang dilakukan oleh pihak sekolah beserta bentuk-bentuk penanganan yang diterapkan. 2) mendeskripsikan strategi yang digunakan dalam menyelesaikan kasus bullying antar siswa di smp negeri 1 peukan bada kabupaten aceh besar. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. informan penelitian berjumlah lima orang yang terdiri atas kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling (bk), serta wali kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penyelesaian kasus bullying dilakukan melalui identifikasi kasus, pemanggilan siswa yang terlibat, mediasi antara pelaku dan korban, pelibatan orang tua dalam kasus tertentu, pemberian layanan konseling, serta pemantauan setelah penyelesaian kasus, proses tersebut mengutamakan pembinaan, mediasi, dan pemulihan hubungan sosial. 2) strategi penyelesaian dilakukan melalui pendekatan preventif dan kuratif. strategi preventif meliputi sosialisasi anti-bullying, pembinaan karakter, penguatan tata tertib, peningkatan pengawasan guru, serta kerja sama dengan pihak kepolisian. strategi kuratif dilakukan melalui mediasi, pemberian nasihat, layanan konseling, pelibatan orang tua, serta pembinaan terhadap pelaku dan korban dengan pendekatan restoratif. kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa: 1) penyelesaian kasus bullying di smp negeri 1 peukan bada dilaksanakan secara sistematis dengan mengutamakan pembinaan, mediasi, dan pemulihan hubungan sosial. 2) strategi yang diterapkan mengintegrasikan pendekatan preventif dan kuratif melalui keterlibatan kepala sekolah, guru bk, wali kelas, orang tua, serta pihak kepolisian sehingga mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik. saran penelitian ini adalah: 1) pihak sekolah diharapkan meningkatkan konsistensi dalam penyelesaian kasus bullying agar penanganan dapat dilakukan secara efektif; 2) pihak sekolah perlu memperkuat strategi pencegahan bullying melalui sosialisasi, pembinaan karakter, konseling, dan pengawasan siswa; 3) peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih lanjut efektivitas strategi penanganan dan pencegahan bullying di sekolah. kata kunci: bullying, penyelesaian kasus, strategi sekolah.



Abstract

ABSTRACT Nirlaifa Andriani. (2026). The Resolution of Student Bullying Cases at SMP Negeri 1 Peukan Bada, Aceh Besar District. [Undergraduate Thesis. Universitas Syiah Kuala]. Supervised by Prof. Dr. Rusli Yusuf, M.Pd., and Yusrijal Abdar, S.Pd., M.H. Bullying is an aggressive behavior repeatedly committed by students against other students who are considered weaker, whether physically, verbally, or psychologically. This issue has become a major concern in schools because it can negatively affect students' learning comfort, academic achievement, and psychological well-being. Therefore, this study aims to: 1) describe the process of resolving bullying cases among students carried out by the school, including the forms of intervention implemented; and 2) describe the strategies used in resolving bullying cases among students at SMP Negeri 1 Peukan Bada, Aceh Besar Regency. This study employed a qualitative approach using a descriptive research design. Data were collected through interviews. The research informants consisted of five participants, namely the principal, the Guidance and Counseling (BK) teacher, and homeroom teachers, who were selected using a purposive sampling technique. The findings revealed that: 1) the resolution of bullying cases was carried out through case identification, summoning the students involved, mediation between the perpetrators and the victims, involving parents in certain cases, providing counseling services, and conducting follow-up monitoring after the resolution process. The process emphasized guidance, mediation, and the restoration of social relationships rather than punishment; and 2) the bullying case resolution strategy was implemented through preventive and curative approaches. Preventive strategies included anti-bullying awareness programs, character education, strengthening school regulations, increasing teacher supervision, and collaboration with the police. Meanwhile, curative strategies involved mediation, providing advice, counseling services, parental involvement, and guidance for both perpetrators and victims through a restorative approach. The conclusions of this study indicate that: 1) the resolution of bullying cases at SMP Negeri 1 Peukan Bada has been implemented systematically by prioritizing guidance, mediation, and the restoration of social relationships; and 2) the strategies implemented integrate preventive and curative approaches through the involvement of the principal, Guidance and Counseling (BK) teachers, homeroom teachers, parents, and the police, thereby supporting the creation of a safe and comfortable school environment for students. The recommendations of this study are: 1) schools are expected to improve consistency in resolving bullying cases to ensure effective case handling; 2) schools should strengthen bullying prevention strategies through anti-bullying awareness programs, character education, counseling services, and student supervision; and 3) future researchers are encouraged to further examine the effectiveness of bullying prevention and intervention strategies in schools. Keywords: Bullying, Case Resolution, School Strategies.



    SERVICES DESK