Putri nurhaliza (2026). persepsi siswa terhadap program makan bergizi gratis (mbg) di sma negeri 1 jaya kabupaten aceh jaya. [skripsi. universitas syiah kuala]. di bawah bimbingan dr. saiful, s.pd., m.si dan hasbi ali, s.pd., m.si program makan bergizi gratis (mbg) merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan status gizi peserta didik serta mendukung kualitas pendidikan melalui penyediaan makanan bergizi di sekolah. sma negeri 1 jaya kabupaten aceh jaya merupakan salah satu sekolah yang melaksanakan program tersebut. namun, kajian yang secara khusus mengkaji persepsi siswa sebagai penerima manfaat utama program masih terbatas. penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pelaksanaan program makan bergizi gratis di sma negeri 1 jaya kabupaten aceh jaya; (2) mengetahui persepsi siswa terhadap program makan bergizi gratis. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. subjek penelitian berjumlah 24 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. analisis data menggunakan model miles dan huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan program makan bergizi gratis di sma negeri 1 jaya telah berjalan dengan cukup baik. program dilaksanakan secara rutin pada hari sekolah, pembagian makanan dilakukan sekitar pukul 12.00 wib melalui pemanggilan per kelas maupun antrean langsung, melibatkan guru dalam pelaksanaannya, serta didukung oleh kondisi tempat pembagian yang bersih dan nyaman; (2) persepsi siswa terhadap program makan bergizi gratis cenderung positif. sebagian besar siswa merasa senang dengan adanya program karena membantu memenuhi kebutuhan makan selama di sekolah, menghemat uang jajan, meningkatkan semangat ke sekolah, serta makanan yang diberikan dinilai bersih dan aman dikonsumsi. meskipun demikian, beberapa siswa menilai bahwa variasi menu masih kurang dan rasa makanan terkadang terlalu asin atau hambar. simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan program makan bergizi gratis di sma negeri 1 jaya telah berjalan dengan baik dan tidak ditemukan kendala yang berarti selama pelaksanaannya; (2) siswa memberikan persepsi yang positif terhadap program makan bergizi gratis karena memberikan manfaat bagi kebutuhan makan dan kegiatan belajar mereka, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama terkait variasi menu dan cita rasa makanan. saran penelitian ini yaitu: (1) pihak sekolah diharapkan terus mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis agar berjalan optimal; (2) pihak pelaksana program diharapkan meningkatkan variasi menu dan kualitas rasa makanan serta tetap menjaga kebersihan dan kualitas makanan; dan (3) peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan cakupan yang lebih luas dan melibatkan lebih banyak informan. kata kunci: persepsi siswa, program makan bergizi gratis, pelaksanaan program, sma
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERSEPSI SISWA TERHADAP PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS DI SMA NEGERI 1 JAYA KABUPATEN ACEH JAYA. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan,2026
Baca Juga : PENERAPAN MODEL QUANTUM LEARNING TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR SISWA PADA MATERI PERUBAHAN PENAMPAKAN BUMI DAN LANGIT DI KELAS IV SD NEGERI 6 JAYA KABUPATEN ACEH JAYA (Anjar Asmara, 2015)
Abstract
PUTRI NURHALIZA (2026). Students' Perceptions of the Free Nutritious Meal Program (MBG) at SMA Negeri 1 Jaya, Aceh Jaya Regency. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the supervision of Dr. Saiful, S.Pd., M.Si. and Hasbi Ali, S.Pd., M.Si. The Free Nutritious Meal Program (MBG) is a government initiative aimed at improving students’ nutritional status and supporting the quality of education through the provision of nutritious meals in schools. SMA Negeri 1 Jaya, Aceh Jaya Regency, is one of the schools implementing this program. However, studies specifically examining students' perceptions as the primary beneficiaries of the program are still limited. This study aimed to: (1) determine the implementation of the Free Nutritious Meal Program at SMA Negeri 1 Jaya, Aceh Jaya Regency; (2) explore students' perceptions of the Free Nutritious Meal Program. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects consisted of 24 students selected using purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that: (1) the implementation of the Free Nutritious Meal Program at SMA Negeri 1 Jaya had been carried out quite well. The program was implemented regularly on school days, with meal distribution conducted around 12:00 p.m. through classroom-based distribution and direct queuing systems, involving teachers in the implementation process and supported by clean and comfortable distribution facilities; (2) Students' perceptions of the Free Nutritious Meal Program were generally positive. Most students expressed satisfaction with the program because it helped meet their nutritional needs during school hours, reduced daily food expenses, increased their motivation to attend school, and provided meals that were considered clean and safe for consumption. Nevertheless, some students reported that the menu variety was limited and that the taste of the meals was sometimes too salty or bland. The study concludes that: (1) the implementation of the Free Nutritious Meal Program at SMA Negeri 1 Jaya has been carried out effectively with no significant obstacles encountered during its implementation; and (2) students have positive perceptions of the program because it provides benefits for their nutritional needs and learning activities, although several aspects still need improvement, particularly regarding menu variety and meal taste. The recommendations of this study are: (1) the school should continue supporting the implementation of the Free Nutritious Meal Program to ensure its optimal operation; (2) program implementers should improve menu variety and meal quality while maintaining food hygiene and safety; and (3) future researchers are encouraged to conduct studies with broader coverage and a larger number of participants. Keywords: Students' perceptions, Free Nutritious Meal Program, Program Implementation, Senior High School.
Baca Juga : PENGARUH PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DI KECAMATAN RNPASIE RAYA KABUPATEN ACEH JAYA (Cut Nurul Bariah, 2022)