Perkembangan media sosial telah menghadirkan ruang baru bagi generasi z untuk mengekspresikan emosi dan membangun interaksi sosial. salah satu fenomena yang muncul adalah sadfishing, yakni perilaku membagikan konten bernuansa kesedihan untuk memperoleh perhatian, simpati, atau dukungan dari orang lain. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi perilaku sadfishing di media sosial instagram pada kalangan generasi z kota banda aceh. penelitian ini menggunakan teori dramatism oleh kenneth burke. metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi, dan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur. informan penelitian ini berjumlah lima orang generasi z yang aktif menggunakan media sosial instagram dan sering melakukan unggahan sadfishing pada akun kedua (second account). dokumentasi unggahan sadfishing dari masing-masing informan sadfishing di instagram juga dianalisis untuk memperkuat data. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga motivasi utama generasi z melakukan sadfishing, yaitu meluapkan emosi, mencari perhatian, dan memperoleh dukungan sosial. instagram dimanfaatkan sebagai ruang ekspresi emosional yang dianggap lebih mudah dan nyaman dibandingkan komunikasi secara langsung. respons berupa komentar, pesan pribadi, simpati, dan dukungan dari pengikut menjadi faktor yang memperkuat generasi z melakukan unggahan sadfishing di media sosial instagram. temuan ini menunjukkan bahwa sadfishing tidak hanya berkaitan dengan pencarian perhatian, tetapi juga mencerminkan kebutuhan emosional dan sosial generasi z dalam menghadapi berbagai tekanan kehidupan. kata kunci : sadfishing, motivasi, instagram, generasi z, dramatism, kota banda aceh
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS MOTIVASI SADFISHING DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PADA KALANGAN GENERASI Z KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas FISIPOL,2026
Baca Juga : IMPLEMENTASI NETIKET GENERASI Z PADA MEDIA SOSIAL DI ACEH (BUNGA AZRINA, 2023)
Abstract
The development of social media has created a new space for Generation Z to express emotions and build social interactions. One emerging phenomenon is sadfishing, which is the behavior of sharing sad-tinged content to gain attention, sympathy, or support from others. This study aims to analyze the motivations for sadfishing behavior on Instagram among Generation Z in Banda Aceh City. It employs Kenneth Burke’s Dramatism theory and utilizes a descriptive qualitative method with a phenomenological approach; data collection was conducted through semi-structured interviews. The study involved five Generation Z informants who are active Instagram users and frequently post sadfishing content on their "second accounts." Documentation of these sadfishing posts was also analyzed to substantiate the data. The findings reveal three primary motivations for Generation Z engaging in sadfishing: emotional release, attention-seeking, and the desire for social support. Instagram serves as a space for emotional expression that is perceived as easier and more comfortable than face-to-face communication. Responses—such as comments, private messages, sympathy, and support from followers—reinforce the tendency of Generation Z to post sadfishing content on the platform. These findings indicate that sadfishing is not merely about seeking attention but also reflects the emotional and social needs of Generation Z as they navigate various life pressures. Keywords: Sadfishing, Motivation, Instagram, Generation Z, Dramatism, Banda Aceh City
Baca Juga : MOTIVASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PADA ANAK PENYANDANG TUNA RUNGU (STUDI PADA SLB YAYASAN BUKESRA KOTA BANDA ACEH) (NOVA YANTI, 2018)