Hati merupakan organ penting dalam metabolisme dan detoksifikasi, sehingga rentan mengalami kerusakan. daun kari (murraya koenigii) diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas antitumor, antioksidan, serta antiinflamasi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui histopatologi dan tingkat kerusakan jaringan hati tikus pasca terapi ekstrak etanol daun kari selama 60 hari dosis 100 dan 200 mg/kg bb pada tumor kulit. sembilan tikus jantan model tumor kulit yang dibagi menjadi tiga kelompok: kontrol negatif (p0) dan tikus model tumor kulit yang diterapi ekstrak etanol daun kari dosis 100 dan 200 mg/kg bb (p1 dan p2) selama 60 hari lalu dilakukan pemeriksaan histopatologi menggunakan pewarnaan hemaktosilin eosin. data yang diperoleh dianalisis secara statistik. hasil pengamatan histopatologi menunjukkan bahwa pada kelompok p1 dan p2 ditemukan hemoragi, degenerasi sel hepatosit, infiltrasi sel radang, serta nekrosis. uji statistik terhadap nilai perubahan yang teramati menunjukkan perbedaan yang nyata antar kelompok (p0, p1, dan p2). kesimpulannya ekstrak etanol daun kari dosis 100–200 mg/kg bb selama 60 hari menyebabkan kerusakan pada jaringan hati yang meningkat seiring peningkatan dosis sehingga berpotensi sebagai hepatotoksik. kata kunci: daun kari (murraya koenigii), ekstrak etanol, jaringan hati, tumor kulit.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI HISTOPATOLOGI HATI TIKUS MODEL TUMOR KULIT PASCA PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII) SELAMA 60 HARI. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2026
Baca Juga : GAMBARAN HISTOPATOLOGI USUS HALUS TIKUS SPRAGUE DAWLEY MODEL TUMOR KULIT SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII) SELAMA 60 HARI (SYANTI GUSTIAWARNI, 2026)
Abstract
The liver is an essential organ involved in metabolism and detoxification, making it susceptible to damage. Curry leaves (Murraya koenigii) are known to contain various bioactive compounds with antitumor, antioxidant, and anti-inflammatory activities. The study aimed to evaluate histopathological features and degree of liver tissue damage in rats after treatment with ethanol extract of curry leaves for 60 days at doses of 100 and 200 mg/kg body weight in a skin tumor model. Nine male rats with skin tumors were divided into three groups: a control group (P0) and two treatment groups receiving ethanol extract of curry leaves at doses of 100 and 200 mg/kg body weight (P1 and P2) for 60 days. Histopathological examination was performed using Hematoxylin–Eosin staining. Data were analyzed statistically. The histopathological observations showed that groups P1 and P2 present degeneration, inflammatory cell infiltration, and necrosis, whereas hemorrhage was observed only in group P2. Statistical analysis of the observed changes indicated significant differences among the groups (P0, P1, and P2). The conclusion, administration of ethanol extract of curry leaves at doses of 100–200 mg/kg body weight for 60 days caused liver tissue damage, with severity increasing at higher doses, and indicating its potential hepatotoxicity. Keywords: Curry leaves (Murraya koenigii), ethanol extract, liver tissue, skin tumor
Baca Juga : EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII) TERHADAP PENYEMBUHAN TUMOR KULIT (Rahmatul Sukma, 2025)