Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
FADHILLA NISSA, ANALISIS TINGKAT KERAWANAN BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KRUENG ACEH. Banda Aceh Fakultas pertanian Ilmu Tanah,2026

Daerah aliran sungai (das) krueng aceh merupakan salah satu das di provinsi aceh yang memiliki peran penting dalam penyediaan air, namun juga rentan terhadap banjir akibat meningkatnya limpasan permukaan. untuk menganalisis kondisi tersebut pemodelan hidraulika dilakukan menggunakan hydrologic engineering center–river analysis system (hec-ras). penelitian ini bertujuan untuk klasifikasi tingkat kerawanan banjir berdasarkan kedalaman di das krueng aceh serta menghasilkan peta klasifikasi kerawanan banjir yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pengelolaan dan mitigasi bencana banjir. penelitian ini menggunakan metode spasial dengan pendekatan kuantitatif. penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tingkat kerawanan banjir berdasarkan berdasarkan lokasi, kedalaman, dan luas genangan melalui bantuan hec-ras. periode ulang debit banjir rencana 2 tahun, 10 tahun dan 25 tahun. data yang digunakan meliputi digital elevation model (dem) dan data curah hujan tahun 2015–2024. hasil penelitian menunjukkan bahwa debit banjir rencana yang diperoleh berturut-turut sebesar 972,93 m³/det, 1.366,37 m³/det, 1.563,78 m³/det pada periode ulang 2 tahun, 10 tahun dan 25 tahun. hasil simulasi menunjukkan bahwa semakin besar debit banjir, semakin luas genangan yang diperoleh berturut-turut sebesar 3.866,45 ha, 5.379,89 ha, dan 6.163,38 ha. berdasarkan hasil pemodelan, tingkat kerawanan banjir diklasifikasikan menjadi tiga kelas yaitu rendah (1,5 m). peta tingkat kerawanan banjir yang dihasilkan mampu menggambarkan sebaran spasial wilayah yang berpotensi terdampak banjir di das krueng aceh. informasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam penentuan wilayah prioritas penanganan, pengendalian pemanfaatan ruang, serta penyusunan strategi mitigasi dan pengurangan risiko bencana banjir di das krueng aceh.



Abstract

The Krueng Aceh Watershed is a vital source of water supply in Aceh Province but is also vulnerable to flooding due to increased surface runoff. To analyze this situation, hydraulic modeling was conducted using the Hydrologic Engineering Center–River Analysis System (HEC-RAS). This study aimed to classify flood vulnerability levels based on inundation depth within the Krueng Aceh Watershed and to produce a flood vulnerability classification map that can serve as a reference for flood management and mitigation. The study employed a spatial method with a quantitative approach, utilizing HEC-RAS to analyze flood vulnerability based on location, depth, and inundation area. Design flood discharge calculations were performed for return periods of 2, 10, and 25 years. Data used included Digital Elevation Models (DEM) and rainfall data from 2015 to 2024. The results indicate that the calculated design flood discharges were 972.93 m³/s, 1,366.37 m³/s, and 1,563.78 m³/s for the 2-year, 10-year, and 25-year return periods, respectively. Simulation results show that higher flood discharges correspond to larger inundation areas: 3,866.45 ha, 5,379.89 ha, and 6,163.38 ha, respectively. Based on the modeling results, flood vulnerability was classified into three levels: low (1.5 m). The resulting flood vulnerability map illustrates the spatial distribution of areas potentially affected by flooding in the Krueng Aceh Watershed. This information can serve as a basis for prioritizing management areas, regulating land use, and formulating strategies for flood mitigation and disaster risk reduction within the watershed.



    SERVICES DESK