Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK
Rahmad Illahi, AMPUTASI EKOR (TAIL DOCKING) PADA ANJING SHIH TZU DI KLINIK HEWAN KIHA ZIMA SUMATRA BARAT. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan (D3),2026

Penelitian ini membahas penanganan amputasi ekor (tail docking) pada anjing ras shih tzu yang mengalami nekrosis akibat dermatitis parah yang disebabkan oleh rambut gimbal di klinik hewan kiha zima, sumatra barat. kasus diamati pada seekor anjing shih tzu jantan bernama carlos berumur 4 tahun dengan kondisi rambut panjang yang menggumpal sehingga menyebabkan kelembapan kulit meningkat, penumpukan kotoran, iritasi, dermatitis kronis, dan berlanjut menjadi nekrosis pada bagian ekor. hasil pemeriksaan fisik menunjukkan kondisi umum pasien masih stabil dengan suhu tubuh 38,5°c, berat badan 4,4 kg, frekuensi respirasi 23 kali per menit, dan frekuensi pulsus 105 kali per menit sehingga pasien dinyatakan layak menjalani tindakan pembedahan. prosedur penanganan dilakukan melalui tahapan praoperasi, pemberian anestesi kombinasi xylazine dan ketamin, tindakan amputasi ekor (tail docking) secara aseptik hingga jaringan nekrotik terangkat seluruhnya, serta penjahitan luka dan perawatan pascaoperasi. terapi pascaoperasi diberikan berupa amoksisilin sebagai antibiotik, deksametason sebagai antiinflamasi, dan vitamin untuk membantu mempercepat proses penyembuhan. selama masa pemulihan dilakukan pemantauan kondisi luka secara berkala untuk mendeteksi kemungkinan perdarahan, pembengkakan, maupun infeksi. hasil pengamatan menunjukkan bahwa tindakan amputasi ekor berhasil menghilangkan jaringan nekrotik, mencegah penyebaran infeksi ke jaringan sehat, dan mendukung proses penyembuhan luka tanpa komplikasi yang berarti. dengan demikian, amputasi ekor berdasarkan indikasi medis merupakan tindakan yang efektif dalam menangani nekrosis akibat dermatitis parah karena rambut gimbal serta dapat meningkatkan prognosis dan kualitas hidup anjing. kata kunci: tail docking, shih tzu, nekrosis, dermatitis, rambut gimbal.



Abstract

This study discusses the management of tail docking in a Shih Tzu dog that experienced necrosis due to severe dermatitis caused by dreadlocks at the Kiha Zima Animal Clinic, West Sumatra. The case was observed in a 4-year-old male Shih Tzu dog named Carlos with long, clumped hair that caused increased skin moisture, dirt buildup, irritation, chronic dermatitis, and progressed to necrosis in the tail. The results of a physical examination showed that the patient's general condition was still stable with a body temperature of 38.5°C, a body weight of 4.4 kg, a respiratory rate of 23 times per minute, and a pulse rate of 105 times per minute so that the patient was declared fit to undergo surgery. The treatment procedure was carried out through pre-operative stages, administration of a combination of xylazine and ketamine anesthesia, aseptic tail docking until the necrotic tissue was completely removed, as well as wound suturing and post-operative care. Post-operative therapy was given in the form of amoxicillin as an antibiotic, dexamethasone as an anti-inflammatory, and vitamins to help speed up the healing process. During the recovery period, the wound was monitored regularly to detect possible bleeding, swelling, and infection. Observations showed that tail amputation successfully removed necrotic tissue, prevented the spread of infection to healthy tissue, and promoted wound healing without significant complications. Therefore, tail amputation, when medically indicated, is an effective treatment for necrosis caused by severe dreadlock dermatitis and can improve the dog's prognosis and quality of life. Keywords: Tail Docking, Shih Tzu Dog, Necrosis, Dermatitis, Dreadlocks



    SERVICES DESK