Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Azkal Azkia, TINGKAT PENGETAHUAN, HEALTH BELIEF MODEL DAN KEPERCAYAAN DIRI PADA DOKTERRNTERHADAP HUMAN METAPNEUMOVIRUSRNDI INDONESIA. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2026

Human metapneumovirus (hmpv) merupakan salah satu penyebab infeksi saluran pernapasan yang berpotensi menimbulkan risiko pada tenaga kesehatan. kepercayaan diri dokter dalam menghadapi hmpv dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tingkat pengetahuan dan komponen health belief model (hbm). penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan komponen hbm dengan kepercayaan diri dokter terhadap hmpv di indonesia. penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik convenience sampling melalui kuesioner daring pada 265 dokter di indonesia selama periode desember 2025 hingga januari 2026. analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi untuk menilai hubungan antarvariabel. hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (94,33%) dan kepercayaan diri tinggi (61,88%). komponen hbm mayoritas berada pada kategori tinggi, yaitu perceived susceptibility (96,60%), perceived severity (93,20%), perceived benefits (98,49%), perceived self-efficacy (98,86%), dan cues to action (98,49%), sedangkan perceived barriers sebagian besar rendah (83,01%). hasil uji korelasi menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tidak berhubungan signifikan dengan kepercayaan diri (r=0,081; p=0,191). sebaliknya, terdapat hubungan signifikan antara perceived susceptibility (r=0,158; p=0,010), perceived severity (r=0,238; p



Abstract

Human metapneumovirus (HMPV) is one of the causes of respiratory tract infections that may pose risks to healthcare workers. Doctors’ confidence in managing HMPV is influenced by several factors, including knowledge level and components of the Health Belief Model (HBM). This study aimed to analyze the relationship between knowledge level and HBM components with doctors’ confidence regarding HMPV in Indonesia. This study used an analytic quantitative design with a cross-sectional approach. Sampling was conducted using a convenience sampling technique through an online questionnaire involving 265 doctors in Indonesia from December 2025 to January 2026. Data were analyzed using correlation tests to assess relationships between variables. The results showed that most respondents had good knowledge (94.33%) and high confidence (61.88%). Most HBM components were in the high category: perceived susceptibility (96.60%), perceived severity (93.20%), perceived benefits (98.49%), perceived self-efficacy (98.86%), and cues to action (98.49%), while perceived barriers were mostly low (83.01%). Correlation tests showed that knowledge level was not significantly related to confidence (r = 0.081; p = 0.191). Significant relationships were found between perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefits, perceived self-efficacy, and cues to action with confidence regarding HMPV. These findings indicate that doctors’ confidence regarding HMPV is more related to HBM components than knowledge level, especially perceived self-efficacy as the strongest factor. Keywords: HMPV, Health Belief Model, knowledge level, confidence, doctors.



    SERVICES DESK