Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Muhammad Syauqi Ghiffari, STRATEGI PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DALAM MENINGKATKAN INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI RNUNTUK MENGURANGI KEMACETANRN(STUDI KASUS SIMPANG TUJUH ULEE KARENG). Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,2026

Kemacetan lalu lintas merupakan persoalan perkotaan yang terus berkembang seiring dengan meningkatnya mobilitas penduduk dan jumlah kendaraan bermotor. dua diantara faktor yang mempengaruhi terjadinya kemacetan di simpang tujuh ulee kareng adalah adanya pertumbuhan kendaraan bermotor yang meningkat pada tahun 2024 menyentuh angka 310.928 unit dan kurangnya lebar jalan serta menurunnya kualitas permukaan jalan seperti lubang, ketiadaan rambu lalu lintas, serta penggunaan bahu jalan yang semakin mempersempit ruang gerak kendaraan. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan strategi pemerintah kota banda aceh dalam meningkatkan infrastruktur transportasi untuk mengurangi kemacetan serta untuk mendeskripsikan hambatan pemerintah kota banda aceh dalam proses peningkatan infrastruktur di simpang tujuh ulee kareng. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. metode penelitian data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. penelitian ini menggunakan teori strategi oleh abdul muhyi (2015). hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya strategi dari pemerintah kota banda aceh melalui perencanaan pengembangan infrastruktur transportasi yang bersifat menyeluruh, dengan strategi yang disusun berupa pelebaran seluruh ruas jalan guna menambah kapasitas jalan serta perencanaan penerapan sistem bundaran sebagai solusi pengatur arus lalu lintas. hambatan utama berasal dari besarnya data yang dibutuhkan khususnya untuk pembebasan lahan. saran yang diharapkan kepada pemerintah mampu menjalankan peran strategis dalam proses perencanaan, implementasi dan pengawasan pembangunan sekaligus adanya kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait dalam mewujudkan sistem transportasi yang tertib, aman, dan berkelanjutan. kata kunci: strategi pemerintah, infrastruktur transportasi, kemacetan lalu lintas, simpang tujuh ulee kareng, banda aceh



Abstract

Traffic congestion is an urban problem that continues to grow along with the increasing mobility of the population and the number of motorized vehicles. Two of the factors that influence congestion at Simpang Tujuh Ulee Kareng are the increasing growth of motorized vehicles in 2024 reaching 310,928 units and the lack of road width and declining road surface quality such as potholes, the absence of traffic signs, and the use of road shoulders that increasingly narrow the space for vehicle movement. The purpose of this study is to identify and describe the strategy of the Banda Aceh City government in improving transportation infrastructure to reduce congestion and to describe the obstacles faced by the Banda Aceh City government in the process of improving infrastructure at Simpang Tujuh Ulee Kareng. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. Data research methods use observation, interviews and documentation techniques. This research uses the strategy theory by Abdul Muhyi (2015). The results of the study indicate that the Banda Aceh City government has a strategy through comprehensive transportation infrastructure development planning, with strategies formulated in the form of widening all road sections to increase road capacity and planning the implementation of a roundabout system as a solution to regulate traffic flow. The main obstacle comes from the large amount of data required, especially for land acquisition. The expected suggestions for the government are to be able to carry out a strategic role in the planning, implementation and supervision process of development as well as to have solid cooperation between local governments, communities and related parties in realizing an orderly, safe and sustainable transportation system. Keywords: Government Strategy, Transportasi Infrastruvture, Tranffic Congestion Simpang Tujuh Ulee Kareng, Banda Aceh



    SERVICES DESK