Ringkasan lilin aroma kopi (lateko) merupakan produk olahan berbasis komoditas kopi yang memiliki nilai tambah fungsional dan ekonomis. produk ini memanfaatkan bubuk kopi dan aroma kopi sebagai bahan utama yang berfungsi tidak hanya sebagai pewangi ruangan, tetapi juga sebagai media relaksasi yang dapat membantu meredakan stres, kecemasan, sakit kepala, serta gangguan tidur. tugas akhir ini bertujuan untuk mengkaji proses produksi lilin aroma kopi (lateko) serta menghitung potensi pendapatan usaha dalam skala kecil sebagai dasar pengembangan kewirausahaan agribisnis. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan melakukan tiga kali percobaan produksi menggunakan variasi bahan dan perlakuan untuk memperoleh hasil yang optimal. proses produksi lilin aroma kopi (lateko) meliputi empat tahapan utama, yaitu perencanaan, penjadwalan, pelaksanaan produksi, dan evaluasi. bahan baku yang digunakan terdiri atas bubuk kopi, biji kopi, parfum aroma kopi, parafin, dan wax gel yang diolah melalui tahapan pemanasan, pencampuran, pencetakan, serta pendinginan hingga menjadi produk siap jual. kegiatan ini dilaksanakan di teaching factory laboratorium kewirausahaan fakultas pertanian universitas syiah kuala. hasil kegiatan menunjukkan bahwa lilin aroma kopi (lateko) dapat diproduksi dengan teknologi sederhana, biaya produksi yang relatif terjangkau, serta memiliki peluang pasar yang baik. selain itu, perhitungan pendapatan menunjukkan bahwa usaha lilin aroma kopi (lateko) berpotensi memberikan keuntungan apabila dikelola secara efisien. kesimpulannya, produksi lilin aroma kopi (lateko) layak dikembangkan sebagai usaha kecil berbasis agribisnis yang mampu meningkatkan nilai tambah produk kopi dan mendorong jiwa kewirausahaan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PROSES PRODUKSI LILIN AROMA KOPI (LATEKO). Banda Aceh Fakultas Pertanian Manajemen Agribisnis (D3),2026
Baca Juga : ANALISIS PERENCANAAN PENENTUAN LOKASI KILANG KOPI DENGAN METODE PUSAT GRAFITY DI KECAMATAN ATU LINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH (MELISA, 2018)
Abstract
SUMMARY Coffee scented candles are a processed coffee-based product with added functional and economic value. This product utilizes coffee grounds and coffee aroma as the main ingredients, functioning not only as a room freshener but also as a relaxation aid that can help relieve stress, anxiety, headaches, and sleep disorders. This final project aims to examine the coffee scented candle production process and calculate the potential income of a small-scale business as a basis for developing agribusiness entrepreneurship. The method used in this research is an experimental method, with three production trials conducted using various materials and treatments to achieve optimal results. The coffee scented candle production process involves four main stages: planning, scheduling, production implementation, and evaluation. The raw materials used consist of coffee grounds, coffee beans, coffee scented esensial oil, paraffin, and wax gel, which are processed through heating, mixing, molding, and cooling until they become a ready-to-sell product. This activity was conducted at the Teaching Factory of the Entrepreneurship Laboratory, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University. The results indicate that coffee scented candles can be produced using simple technology, at a relatively affordable production cost, and have good market potential. Furthermore, revenue calculations show that the coffee scented candle business has the potential to generate profits if managed efficiently. In conclusion, coffee scented candle production is a viable agribusiness-based small business that can increase the added value of coffee products and foster an entrepreneurial spirit.
Baca Juga : SISTEM PEMASARAN GREEN BEAN KOPI ARABIKA (COFFEAARABICA. L) DI CV. ORO COFFEE GAYO DESA MONGAL KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH TENGAH (GUSFIKA MAUZIAH, 2020)