Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
ALMIRA LUTHFIYA, MEMUDARNYA TRADISI PERNIKAHAN BUEK JAMBA PADA MASYARAKAT SUKU ANEUK JAMEE (STUDI PADA GAMPONG DALAM, KEC. SAMADUA, KAB. ACEH SELATAN). Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik,2026

Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman mendalam mengenai fenomena memudarnya tradisi buek jamba pada masyarakat suku aneuk jamee di gampong dalam, kecamatan samadua, kabupaten aceh selatan. tradisi ini merupakan elemen penting dalam identitas budaya lokal yang kini mengalami pergeseran akibat arus moderniasi dan perubahan gaya hidup masyarakat. metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam dengan tokoh adat, perangkat desa serta masyarakat setempat. teori yang digunakan adalah teori strukturalisme oleh claude levi-strauss untuk menganalisis dinamika antara struktur luar (surface structure) dan struktur dalam (deep structure) dari tradisi buek jamba. hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti hilangnya keterampilan dan pengetahuan lokal, keterbatasan waktu, dan beban operasional yang tinggi, serta faktor eksternal berupa derasnya arus moderniasi dan lemahnya dukungan kelembagaan menjadi pemicu utama pudarnya tradisi ini. masyarakat cenderung beralih pada sistem pesanan yang lebih praktis, yang mengakibatkan melemahnya solidaritas sosial dan ancaman kepunahan mengenai adat di kalangan generasi muda. kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa meskipun secara simbolis jamba masih dipertahankan, namun nilai kebersamaan gotong royong dan solidaritas masyarakat terutama golongan tua juga mulai ikut memudar di tengah perubahan zaman. kata kunci: buek jamba, suku aneuk jamee, moderniasi, stukturalisme, identitas budaya.



Abstract

ABSTRACT This study aims to again a deeper understanding of the fading phenomenom of the buek jamba tradition among the aneuk jamee people in Gampong Dalam, Samadua District, South Aceh Regency. This tradition is a crucial element of local cultural indent that is currently undergoing a shift due to modernization and changes in social lifestyle. The method used in this reseach is qualitative with a descriptive approach, utilizing data collection techniques such as observation, documentation, and in-dept interviews with tradional leaders, village officials, and the local community. The theory applied is Claude Levi-Strauss’s Scteructuralism to analyze the dynamics between the surface structur and the deep sctructure of the buek jamba tradition. The research findings indicate that internal factorsincluding the loss of local skill and knowledge, time constraints, and high operational cost-along with external factors like the rapid flow of modernization and week institutional sipport, are the primary triggers for the fading of this tradion. Consequently, the community tends to switch to more practical ordering systems, resulting in weakened social solidarity and the threat of extinction of indigenous knowledge among the younger generation. In conclusion, while jamba is symbolically maintained, the values of togetherness and social solidarity,particularly among the older generation, have begun to fade amidst the changing times. Keywords: Buek Jamba, Aneuk jamee Tribe, Modernization, Sctructuralism, Cultural Identy.



    SERVICES DESK