Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Firdath Rubenzani Alcan, EFEKTIVITAS MADU SIALANG TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR FULL THICKNESS MELALUI EKSPRESI VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR (VEGF) PADA TIKUS MODEL (RATTUS NORVEGICUS). Banda Aceh Fakultas Kedokteran Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik,2026

Luka bakar adalah cedera umum yang merusak kulit dan organ dalam, dengan tingkat keparahan bervariasi. madu sialang merupakan madu tradisional dari propinsi riau, telah dikenal untuk mempercepat penyembuhan luka karena sifat melembabkan, mempercepat granulasi, mempercepat epitelisasi, dan antimikroba. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas madu sialang pada penyembuhan luka bakar full thickness melalui ekspresi vascular endothelial growth factor (vegf) pada tikus (rattus novergicus). metode eksperimental ini menggunakan posttest only control group design dengan 27 tikus jantan yang dibagi menjadi tiga kelompok: kontrol negatif (nacl fisiologis), madu sialang, dan kontrol positif (silver sulfadiazine). pengamatan mikroskopis (histopatologi dan ekspresi vegf melalui h-score) dilakukan pada hari ke-5, 7, dan 14. hasil menunjukkan madu sialang efektif meningkatkan ekspresi vegf sehingga proses angiogenesis lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. semua kelompok menunjukkan ekspresi vegf tertinggi pada hari ke-7 dan menurun pada hari ke- 14. analisis statistik (one-way anova dan post-hoc lsd) mengkonfirmasi perbedaan signifikan pada ekspresi vegf antar kelompok, khususnya pada hari ke- 7, dimana ekspresi vegf tertinggi didapatkan pada perawatan menggunakan madu sialang. madu sialang efektif dalam perawatan luka bakar full thickness melalui proses pengeluaran antibodi vegf yang menyebabkan proses angiogenesis berjalan lebih baik. kata kunci : sialang honey, vascular endothelial growth factor (vegf), angiogenesis



Abstract

Burns are common injuries that damage the skin and internal organs, with varying degrees of severity. Sialang Honey, a traditional honey from Riau Province, has been known to accelerate wound healing due to its moisturizing, granulation, epithelialization accelerating, and antimicrobial properties. This study aims to evaluate the effectiveness of Sialang Honey on full thickness burn wound healing through Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) expression in rats (Rattus norvegicus). This experimental method used Posttest Only Control Group Design with 27 male rats divided into three groups: negative control (physiological NaCl), Sialang Honey, and positive control (Silver Sulfadiazine). Microscopic observations (histopathology and VEGF expression through H-Score) were performed on days 5th, 7th, and 14th. The results showed that Sialang Honey effectively increased VEGF expression that the angiogenesis process was better than the control group. All groups showed the highest VEGF expression on day 7 and decreased on day 14. Statistical analysis (One-Way ANOVA and Post-Hoc LSD) confirmed significant differences in VEGF expression between groups, especially on day 7, where the highest VEGF expression was obtained in the treatment using Sialang Honey. Sialang Honey is effective in the treatment of Full Thickness burn wounds through the process of releasing VEGF antibodies that cause angiogenesis process. Keyword : Sialang Honey, Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF), Angiogenesis



    SERVICES DESK