Abstrak pasca konflik berkepanjangan di aceh, pemenuhan hak dan pembinaan terhadap anak korban konflik menjadi tantangan krusial dalam proses rekonsiliasi sosial. kehadiran organisasi lokal menjadi sangat penting untuk mengisi celah pendampingan yang belum sepenuhnya terjangkau oleh kebijakan formal pemerintah. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran jaringan aneuk syuhada aceh (jasa) dalam pembinaan anak korban konflik di aceh. penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menggali secara mendalam peran jasa dari perspektif pengurus organisasi, anak korban konflik, dan masyarakat. data dikumpulkan melalui observasi wawancara mendalam, dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa jasa menjalankan berbagai program pembinaan yang mencakup seminar edukatif, santunan bagi anak yatim, dan bantuan sosial bagi anggota dan keluarga terdampak konflik. selain itu, jasa merencanakan program lanjutan berupa pelatihan vokasi dan pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan kemandirian anggota, khususnya dalam bidang usaha dan keterampilan praktis. peran jasa tidak hanya membantu anggota mengatasi keterbatasan sosial dan ekonomi, tetapi juga memperkuat solidaritas komunitas aneuk syuhada serta menjaga identitas historis mereka. penelitian ini menyimpulkan bahwa jasa memiliki fungsi yang adaptif, responsif, dan berkelanjutan sebagai lembaga pembinaan anak korban konflik, serta memberikan rekomendasi untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan lembaga terkait agar program-program lanjutan dapat lebih optimal. kata kunci: jaringan aneuk syuhada aceh, anak korban konflik, pembinaan sosial, pemberdayaan ekonomi, studi kasus.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERAN JASA (JARINGAN ANEUK SYUHADA ACEH) DALAM PEMBINAAN ANAK KORBAN KONFLIK. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik,2026
Baca Juga : PEMENUHAN HAK-HAK ANAK ASUH DALAM RANGKA PERLINDUNGAN ANAK OLEH RUMOH SEUJAHTERA ANEUK NANGGROE (AGUSMAINI, 2025)
Abstract
ABSTRACT Following the prolonged conflict in Aceh, fulfilling the rights and providing support for child victims of the conflict has become a crucial challenge in the social reconciliation process. The presence of local organizations is crucial in filling the gap in support that has not been fully addressed by formal government policies. This study aims to determine the role of the Aceh Syuhada Network (JASA) in providing support for child victims of the conflict in Aceh. The study used a qualitative method with a case study approach to explore JASA's role in depth from the perspectives of the organization's administrators, child victims of the conflict, and the community. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The results show that JASA runs various support programs that include educational seminars, assistance for orphans, and social assistance for members and families affected by the conflict. In addition, JASA plans follow-up programs in the form of vocational training and economic empowerment to increase member independence, particularly in business and practical skills. JASA's role not only helps members overcome social and economic limitations but also strengthens the solidarity of the Aneuk Syuhada community and preserves their historical identity. This study concludes that JASA has an adaptive, responsive, and sustainable function as an institution for providing support for child victims of the conflict, and provides recommendations for strengthening cooperation with the government and related institutions to optimize follow-up programs. Keywords: Aceh Aneuk Syuhada Network, child victims of conflict, social development, economic empowerment, case study.
Baca Juga : PENGARUH ROLE CONFLICT TERHADAP MUNCULNYA TURNOVER INTENTION YANG DIMEDIASI OLEH WORK-FAMILY CONFLICT PADA PERAWAT DI KOTA BANDA ACEH (Dhea Diban Natasya, 2025)