Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh energi, pengangguran, infrastruktur, belanja pemerintah, dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah pulau sumatera serta sumatera bagian utara (sumbagut) yang meliputi aceh, sumatera utara, sumatera barat, riau, dan kepulauan riau. penelitian ini menggunakan data panel periode 2005–2024 yang dianalisis dengan pendekatan panel autoregressive distributed lag (panel ardl) untuk mengidentifikasi hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel. hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek energi, pengangguran, infrastruktur, belanja pemerintah, dan investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, baik di wilayah pulau sumatera maupun sumbagut. dalam jangka panjang, energi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah pulau sumatera. sementara itu, di wilayah sumbagut energi, infrastruktur, dan belanja pemerintah menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. temuan ini mengindikasikan adanya inefisiensi dan potensi misalokasi sumber daya dalam pelaksanaan pembangunan. selain itu, tidak signifikannya pengaruh jangka pendek menegaskan bahwa dampak kebijakan pembangunan memerlukan waktu untuk memengaruhi aktivitas ekonomi. oleh karena itu, diperlukan kebijakan pembangunan yang lebih produktif dan efisien guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kedua wilayah. kata kunci : pengangguran, pertumbuhan ekonomi, energi, infrastruktur, belanja pemerintah, investasi, panel ardl
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ENERGI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI SUMATERA. Banda Aceh Fakultas Ekonomi dan Bisnis,2026
Baca Juga : ANALISIS PERKEMBANGAN TRANSPORTASI UDARA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI NEGARA-NEGARA ASEAN (RIZKY ANANDA, 2018)
Abstract
This study aims to analyze the effects of energy, unemployment, infrastructure, government expenditure, and investment on economic growth in the Sumatra Island region and Northern Sumatra (SUMBAGUT), which includes Aceh, North Sumatra, West Sumatra, Riau, and the Riau Islands. The study employs panel data for the period 2005–2024 and applies the Panel Autoregressive Distributed Lag (Panel ARDL) approach to examine both short-run and long-run relationships among variables. The results indicate that in the short run, energy, unemployment, infrastructure, government expenditure, and investment have no significant effect on economic growth in either the Sumatra Island region or SUMBAGUT. In the long run, energy has a positive and significant effect on economic growth in the Sumatra Island region. Meanwhile, in the SUMBAGUT region, energy, infrastructure, and government expenditure also exhibit positive and significant effects on economic growth. These findings suggest the presence of inefficiencies and potential resource misallocation in the development process. Furthermore, the insignificance of short-run effects underscores that the impact of development policies requires time to influence economic activity. Therefore, more productive and efficient development policies are needed to promote sustainable economic growth in both regions. Keywords: Unemployment, Economic growth, Energy, Infrastructure, Government expenditure, GFCF, Panel ARDL
Baca Juga : KONVERGENSI PERTUMBUHAN EKONOMI ANTAR PROVINSI DI PULAU SUMATERA (Zulfahmi Putra, 2016)