Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MUHAMMAD FAUZUL SYAH, KAJIAN SISTEM PEMASARAN IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN GILLNET DI DESA ALUE NAGA, KECAMATAN SYIAH KUALA, KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2026

Sistem pemasaran ikan memiliki peranan penting dalam memastikan kelancaran saluran hasil tangkapan, menambah nilai ekonomis, dan menjaga kestabilan harga untuk mencapai kesejahteraan para pelaku usaha. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi terkini, saluran distribusi, dan margin dari pemasaran ikan yang ditangkap oleh nelayan gillnet di desa alue naga, kecamatan syiah kuala, kota banda aceh. metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pengumpulan informasi melalui wawancara, kuesioner, dan kajian pustaka. jumlah responden dalam penelitian ini adalah 21 responden (10 nelayan, 4 pedagang pengumpul, dan 7 pengecer) yang dipilih dengan teknik purposive sampling. hasil penelitian menunjukkan adanya dua tipe pemasaran, yaitu: (i) nelayan–pengumpul–konsumen dan (ii) nelayan–pengumpul–pengecer–konsumen. tipe i merupakan saluran yang paling pendek, namun jarang digunakan. sedangkan tipe ii saluran yang umum digunakan dengan rantai distribusi yang panjang. margin pemasaran pada tipe i berkisar antara rp 15.000 hingga rp 32.500 per kilogram, sedangkan untuk tipe ii berada di antara rp 8.333 hingga rp 15.833 per kilogram. ini menunjukkan bahwa semakin pendek saluran pemasaran, margin yang akan didapat oleh perantara cenderung lebih tinggi. secara keseluruhan, sistem pemasaran masih didominasi oleh pemasaran tidak langsung dan ketergantungan nelayan pada pedagang perantara, yang menyebabkan rendahnya pendapatan bagi nelayan. kata kunci: sistem pemasaran, saluran pemasaran, margin pemasaran, nelayan gillnet, alue naga.



Abstract

The fish marketing system plays an important role in ensuring the smooth flow of catches, increasing economic value, and maintaining price stability to achieve the welfare of business actors. This study aims to analyze the current conditions, distribution channels, and marketing margins of fish caught by gillnet fishermen in Alue Naga Village, Syiah Kuala District, Banda Aceh City. The method used is descriptive analysis with information collection through interviews, questionnaires, and literature reviews. The number of respondents in this study was 21 respondents (10 fishermen, 4 collectors, and 7 retailers) selected using a purposive sampling technique. The results of the study indicate two types of marketing, namely: (I) fishermen-collectors-consumers and (II) fishermen-collectors-retailers-consumers. Type I is the shortest channel, but rarely used. while type II is a commonly used channel with a long distribution chain. Marketing margins for type I range from Rp 15,000 to Rp 32,500 per kilogram, while for type II, they range from Rp 8,333 to Rp 15,833 per kilogram. This indicates that the shorter the marketing channel, the higher the margins earned by intermediaries. Overall, the marketing system is still dominated by indirect marketing and fishermen's dependence on intermediaries, resulting in low incomes. Keywords: marketing system, marketing channels, marketing margins, gillnet fisherme, Alue Naga village.



    SERVICES DESK