Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
SHAUMI QATHRUNNADA, PERUBAHAN PREFERENSI PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI AKIBAT PENGENALAN KENDARAAN LISTRIK DI KECAMATAN ULEE KARENG. Banda Aceh Program Studi Teknik Sipil (S1),2026

Pertumbuhan penduduk dan aktivitas mobilitas masyarakat yang meningkat di wilayah perkotaan seperti kecamatan ulee kareng, kota banda aceh, telah menyebabkan bertambahnya jumlah kendaraan dan menimbulkan berbagai permasalahan transportasi, seperti kemacetan, polusi udara, serta peningkatan emisi karbon yang berdampak pada pemanasan global. pengenalan kendaraan listrik menjadi salah satu langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan menekan emisi gas rumah kaca. namun, perubahan preferensi masyarakat terhadap moda transportasi setelah dikenalkan kendaraan listrik masih perlu dikaji secara mendalam. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi masyarakat kecamatan ulee kareng dalam memilih moda transportasi yang digunakan sehari-hari serta menganalisis kecenderungan perubahan pilihan moda setelah dikenalkannya kendaraan listrik. penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner stated preference (sp) dan revealed preference (rp) yang disebarkan 100 responden, ditentukan menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 10%. analisis data dilakukan menggunakan model regresi logit biner, dengan bantuan perangkat lunak statamp17 untuk mengetahui faktor-faktor sosial ekonomi, perilaku perjalanan, dan karakteristik kendaraan yang berpengaruh terhadap keputusan pemilihan moda transportasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa pada data aktual rp, mayoritas masyarakat sebesar 98% masih sangat bergantung pada kendaraan pribadi. melalui pemodelan data sp, ditemukan bahwa variabel yang paling dominan memengaruhi minat masyarakat beralih ke kendaraan listrik adalah usia, pendidikan terakhir, dan biaya perawatan lebih rendah. nilai probabilitas pemilihan moda berdasarkan data sp menunjukkan potensi penggunaan kendaraan listrik sebesar 6% dibandingkan kendaraan pribadi konvensional sebesar 94% di masa depan.



Abstract

Population growth and increasing mobility activities in urban areas such as Ulee Kareng District, Banda Aceh City, have led to a rise in the number of vehicles and caused various transportation problems, including traffic congestion, air pollution, and increased carbon emissions contributing to global warming. The introduction of electric vehicles represents a strategic measure to reduce dependence on fossil fuels and to lower greenhouse gas emissions. However, changes in public preferences toward transportation modes following the introduction of electric vehicles still require in-depth analysis. This study aims to identify the preferences of the community in Ulee Kareng District in choosing their daily transportation modes and to analyze the tendency of mode choice changes after the introduction of electric vehicles. The research employs a quantitative method, with data collected through Stated Preference (SP) and Revealed Preference (RP) questionnaires distributed to 100 respondents, determined using the Slovin formula with a 10% margin of error. Data analysis is using a Binary Logit Regression model, supported by StataMP17 software, to determine the influence of socio-economic factors, trevel behavior, and vehicle characteristics on transportation mode choice decisions. The research results indicate that in the actual data RP, the majority of the population, 98%, still heavily relies on private vehicles. Through SP data modeling, it was found that the most significant factors influencing the public’s interest in switching to electric vehicles are age, last education, the low maintenance costs. The mode choice probability values based on the SP data indicate a potential future adoption rate of 6% for electric vehicles compared to 94% for conventional private vehicles.



    SERVICES DESK