Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
DINA HANIFA, KEPEDULIAN PEMERINTAH GAMPONG DAN PERAN EKONOMI KELUARGA TERHADAP STUNTING PADA ANAK DI KECAMATAN LUENG BATA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas KIP Ekonomi,2026

Dina hanifa (2026), kepedulian pemerintah gampong dan peran ekonomi keluarga terhadap stunting pada anak di kecamatan lueng bata banda aceh. [skripsi, universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan dr. ismail, s.pd., m.pd dan irma anggraini, s.pd., m.pd. stunting masih menjadi masalah kesehatan yang serius di kecamatan lueng bata, banda aceh, karena berdampak pada pertumbuhan fisik, kemampuan kognitif, dan perkembangan sosial anak. kondisi ini dipengaruhi oleh kepedulian pemerintah gampong dalam menjalankan program pencegahan, serta kemampuan ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepedulian pemerintah gampong, kondisi sosial ekonomi keluarga, dan hambatan dalam menangani stunting pada anak di kecamatan lueng bata, banda aceh. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilengkapi dengan subjek penelitian mencakup 2 pemerintah gampong, 4 orang tua dari anak stunting, serta 2 petugas kesehatan gampong dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di gampong cot mesjid dan gampong blang cut. teknik analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah gampong telah berupaya melalui koordinasi dengan puskesmas dan dinas kesehatan, rembug stunting, serta pemberian pmt, susu, mbg, dan dukungan kader posyandu. dari sisi ekonomi, pendapatan, aset, fasilitas rumah, dan bantuan pemerintah berpengaruh terhadap kemampuan keluarga dalam memenuhi gizi anak. namun, penanganan stunting masih terkendala keterbatasan sosial ekonomi, pemantauan tb/u yang belum optimal, rendahnya kehadiran dan komitmen orang tua, serta faktor anak yang sulit makan. penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan stunting membutuhkan sinergi antara pemerintah gampong, keluarga, dan masyarakat agar lebih efektif dan berkelanjutan. kata kunci: pemerintah gampong, stunting, ekonomi keluarga, pemantauan tb/u, kecamatan lueng bata.



Abstract

Dina Hanifa (2026), Village Government Concern and the Role of Family Economics in Child Stunting in Lueng Bata District, Banda Aceh. [Thesis, Syiah Kuala University]. Under the guidance of Dr. Ismail, S.Pd., M.Pd. and Irma Anggraini, S.Pd., M.Pd. Stunting remains a serious health problem in Lueng Bata District, Banda Aceh, as it impacts children's physical growth, cognitive abilities, and social development. This condition is influenced by the village government's concern in implementing prevention programs, as well as the family's economic capacity to meet children's nutritional needs. This study aims to determine the village government's concern, the socioeconomic conditions of families, and the obstacles in addressing stunting in children in Lueng Bata District, Banda Aceh. This study used a descriptive qualitative approach equipped with research subjects including two village government officials, four parents of stunted children, and two village health workers. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation in Cot Mesjid Village and Blang Cut Village. Data analysis techniques through reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the village government has made efforts through coordination with the Community Health Center (Puskesmas) and the Health Office, stunting discussions, as well as the provision of PMT (Food and Nutritional Supplements), milk, MBG (Based Nutrition Supplements), and support from Posyandu (Integrated Service Post) cadres. From an economic perspective, income, assets, housing facilities, and government assistance influence a family's ability to meet children's nutritional needs. However, stunting management remains hampered by socioeconomic limitations, suboptimal height/age monitoring, low parental attendance and commitment, and children's difficulty eating. This study concludes that stunting management requires synergy between village governments, families, and communities to be more effective and sustainable. Keywords: Village Government, Stunting, Family Economy, TB/U Monitoring, Lueng Bata District.



    SERVICES DESK