Diare merupakan suatu gejala penyakit yang sering dialami oleh hewan kesayangan seperti kucing, gejala penyakit ini ditandai dengan perubahan frekuensi buang air besar, konsistensi tinja, serta peningkatan gerakan peristaltik usus yang dapat memengaruhi status nutrisi, termasuk kadar albumin serum. probiotik diketahui memiliki potensi dalam memperbaiki fungsi usus dan keseimbangan mikrobiota, sehingga diduga dapat mempengaruhi kadar albumin serum pada kondisi diare. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik terhadap kadar albumin serum kucing domestik (felis catus) yang mengalami diare. metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan rancangan acak lengkap. penelitian ini menggunakan enam ekor kucing domestik yang dibagi secara acak ke dalam dua kelompok perlakuan. kelompok p1 terdiri dari tiga ekor kucing yang diberikan probiotik liprolac, sedangkan kelompok p2 terdiri dari tiga ekor kucing yang diberikan antidiare kaolin-pektin. diare diinduksi menggunakan bisacodyl. pemeriksaan kadar albumin serum dilakukan pada hari ke-0 dan hari ke-6. analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dan uji independent t-test. hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan kadar albumin serum sebelum dan sesudah perlakuan pada masing-masing kelompok (p>0,05). selain itu, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok probiotik dan kelompok kaolin-pektin terhadap kadar albumin serum (p>0,05). berdasarkan hasil penelitian ini, probiotik dinilai aman digunakan karena tidak menyebabkan perubahan yang merugikan terhadap kadar albumin serum. kata kunci: kucing domestik, diare, probiotik, albumin serum
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK TERHADAP KADAR ALBUMIN SERUM KUCING DOMESTIK (FELIS CATUS) YANG MENGALAMI DIARE. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah,2026
Baca Juga : GAMBARAN LEUKOSIT DARAH KUCING KAMPUNG (FELIS DOMESTICA) DAN KUCING PERSIA (FELIS CATUS) YANG MENDERITA DERMATOFITOSIS (Selvy Yunizar, 2018)
Abstract
Diarrhea is a common clinical sign in companion animals such as cats, characterized by changes in defecation frequency, fecal consistency, and increased intestinal peristalsis, which may affect nutritional status, including serum albumin levels. Probiotics are known to have the potential to improve intestinal function and gut microbiota balance, which may influence serum albumin levels under diarrheal conditions. This study aimed to evaluate the effect of probiotic administration on serum albumin levels in domestic cats (Felis catus) with diarrhea. This study was conducted as an experimental laboratory study using a completely randomized design. Six domestic cats were randomly divided into two treatment groups. Group P1 (n=3) received the probiotic Liprolac, while group P2 (n=3) received kaolin-pectin antidiarrheal treatment. Diarrhea was induced using bisacodyl. Serum albumin levels were measured on day 0 and day 6. Data were analyzed using paired t-test and independent t-test. The results showed no significant differences in serum albumin levels before and after treatment within each group (P>0.05). In addition, there was no significant difference in serum albumin levels between the probiotic and kaolin-pectin groups (P>0.05). Based on these findings, probiotics were considered safe as they did not cause adverse changes in serum albumin levels. Keywords: Domestic cat, diarrhea, probiotic, serum albumin
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA PENINGKATAN FERITIN SERUM TERHADAP KADAR SGOT, SGPT DAN ALBUMIN PADA ANAK DENGAN TALASEMIA-β MAYOR (Cut Nanda Feby Ayulinda, 2022)