Siamang (symphalangus syndactylus) adalah primata yang dilindungi dan rentan mengalami masalah kesehatan karena stres yang terus-menerus di lingkungan tempat mereka ditangkarkan. stres yang berlangsung lama mengaktifkan sistem hypothalamic-pituitary-adrenal (hpa), yang menyebabkan penurunan fungsi imun dan meningkatkan kemungkinan terbentuknya kanker. tugas akhir ini bertujuan untuk memahami langkah-langkah penanganan medis yang dilakukan pada siamang betina bernama lansek, yang didiagnosis menderita tumor rahim (leiomioma) di uptd rumah sakit hewan sumatera barat. penanganan dilakukan dengan cara-cara tertentu yang meliputi pemeriksaan awal, pengumpulan riwayat penyakit, pemeriksaan secara langsung, serta pemeriksaan tambahan berupa usg dan x-ray. setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan adanya tumor di dalam rahim yang menyebabkan perut membesar dan mengalami gejala seperti merasa lelah, sedih, serta mual dan tidak ada nafsu makan. operasi laparotomi dilakukan dengan menggunakan kombinasi anestesi ketamin dan xylazine serta mesin anestesi khusus untuk hewan, agar massa tumor dapat dikeluarkan secara utuh. setelah operasi, pasien diberi antibiotik amoksisilin dan metronidazol serta obat antiinflamasi karprofen untuk mencegah infeksi lanjut dan membantu proses penyembuhan lebih cepat. prosedur pembedahan berjalan lancar dan seluruh bagian tumor berhasil diangkat dengan sempurna. penanganan kasus ini menunjukkan bahwa mendeteksi tumor secara dini dengan menggunakan pemeriksaan modern dan melakukan operasi yang tepat sangat penting dalam menjamin kesuksesan pengobatan pada satwa primata yang dilindungi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PENANGANAN TUMOR PADA SIAMANG (SYMPHALANGUS SYNDACTYLUS) DI UPTD RUMAH SAKIT HEWAN SUMATERA BARAT. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan (D3),2026
Baca Juga : PENANGANAN FELINE CHLAMYDIOSIS PADA KUCING DI RUMAH SAKIT HEWAN DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI SUMATERA BARAT (SARAH INDRA PARAMITHA, 2019)
Abstract
The Siamang, also known as Symphalangus syndactylus, is a protected primate that is easily affected by long-term health issues caused by chronic stress in captivity. Long-term stress activates the hypothalamic-pituitary-adrenal (HPA) axis, which leads to immune system suppression and increases the risk of developing cancer. This final project aims to understand the series of medical treatments given to a female siamang named Lansek, who was diagnosed with a uterine tumor (leiomyoma) at the Sumatera Barat Animal Hospital. The handling is done through a series of procedures including signalement, history taking, clinical examination, and supportive tests such as Ultrasonography (USG) and X-Ray. Based on the examination results, a tumor mass was found in the uterine cavity, causing abdominal swelling along with clinical symptoms such as weakness, depression, and reduced appetite. The laparotomy procedure was performed using a combination of ketamine and xylazine anesthesia along with a veterinary anesthetic machine to remove the entire tumor mass. After the surgery, the patient is given antibiotics Amoxicillin and Metronidazole along with an anti-inflammatory drug called Carprofen to prevent secondary infections and help speed up recovery. The surgery went smoothly and the entire tumor mass was completely removed. Handling this case shows that early diagnosis through modern supporting tests and appropriate surgical actions are very important for successfully treating tumors in protected primates.
Baca Juga : PENANGANAN ASITES PADA ANJING DOMESTIK (CANIS LUPUS FAMILIARIS) DI UPTD RUMAH SAKIT HEWAN SUMATERA BARAT (SRI WIDIA NINGSIH, 2025)