Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MUHAMMAD CHAIRUL HAFIZ, PENGARUH SUHU PEMADATAN PADA CAMPURAN LASTON AC-WC DENGAN KERAK BOILER SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS MENGGUNAKAN ASPAL PG70. Banda Aceh Fakultas Teknik Sipil,2026

Jalan raya merupakan prasarana transportasi yang digunakan untuk menghubungkan suatu kawasan dengan kawasan lain. salah satu jenis perkerasan jalan yang umum digunakan di indonesia adalah perkerasan jalan lentur, dimana salah satu bahan dari perkerasan lentur adalah aspal. suhu pemadatan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas suatu campuran lapisan aspal beton. aspal modifikasi adalah aspal minyak yang ditambah dengan bahan tambah (addictive) agar meningkatkan kinerja menjadi aspal yang tahan beban dan tahan lama atau awet. aspal pg 70 adalah jenis aspal yang dikategorikan dalam aspal modifikasi. suhu yang digunakan pada penelitian ini adalah 110°c - 100°c, 120°c - 110°c, 130°c - 120°c, 140°c - 130°c, dan 150°c - 140°c. penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai parameter marshall pada campuran laston lapis aus (ac-wc) dengan penggunaan variasi persentase kerak boiler sebagai bahan substitusi agregat halus pada variasi suhu pemadatan. data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. data primer yang digunakan adalah pengujian marshall pada campuran laston lapis aus (ac-wc) dengan penggunaan variasi persentase kerak boiler sebagai bahan substitusi agregat halus pada variasi suhu pemadatan menggunakan aspal pg 70 berdasarkan spesifikasi bina marga 2018 revisi ii (2020). hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa kenaikan suhu pemadatan pada campuran laston dapat meningkatkan nilai kepadatan, persentase vfa, stabilitas, dan marshall quotient, kemudian menurunkan nilai dari persentase vim, persentase vma dan kelelehan. suhu pemadatan yang memenuhi spesifikasi bina marga 2018 revisi ii (2020) didapat pada rentang suhu 140°c - 130°c dan 150°c - 140°c dengan substitusi 0%, 5%, 10, dan 15% kerak boiler. hasil penelitian juga menunjukkan adanya pengaruh suhu pemadatan terhadap campuran laston dengan substitusi 5%, 10, dan 15% kerak boiler sebagai agregat halus. kata kunci : suhu pemadatan, kerak boiler, aspal pg70, durabilitas, laston ac-wc



Abstract

Highways are transportation infrastructures used to connect one area to another. One type of pavement commonly used in Indonesia is flexible pavement, in which asphalt is one of the main materials. Compaction temperature is one of the factors that affects the quality of asphalt concrete mixtures. Modified asphalt is petroleum asphalt mixed with additives to improve its performance, making it more resistant to loads and more durable. PG 70 asphalt is classified as a modified asphalt binder. The compaction temperatures used in this study were 110°C–100°C, 120°C–110°C, 130°C–120°C, 140°C–130°C, and 150°C–140°C. This study aimed to determine the Marshall parameter values of Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) mixtures using various percentages of boiler slag as a fine aggregate substitute under different compaction temperatures. The data used in this research consisted of primary and secondary data. The primary data were obtained from Marshall testing on AC-WC mixtures with various percentages of boiler slag as a fine aggregate substitute under different compaction temperatures using PG 70 asphalt, based on the 2018 Bina Marga Specifications Revision II (2020). The results showed that increasing the compaction temperature of asphalt concrete mixtures increased the density, VFA percentage, stability, and Marshall Quotient values, while decreasing the VIM percentage, VMA percentage, and flow values. Compaction temperatures that satisfied the 2018 Bina Marga Specifications Revision II (2020) were achieved within the temperature ranges of 140°C–130°C and 150°C–140°C with 0%, 5%, 10%, and 15% boiler slag substitution. The study also indicated that compaction temperature significantly affected asphalt concrete mixtures containing 5%, 10%, and 15% boiler slag as a fine aggregate substitute. Keywords: Compaction Temperature, Boiler Slag, PG70 Asphalt, Durability, AC-WC Asphalt Concrete.



    SERVICES DESK