Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MAULANA RIFKY A AZIS, ANALISIS KONDISI PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEKS DAN PAVEMENT CONDITION INDEKS (STUDI KASUS : RUAS JALAN SIMPANG BPKP – SIMPANG 7 ULEE KARENG). Banda Aceh Fakultas Teknik Sipil,2026

Kualitas jalan yang baik sangat diperlukan untuk memberikan kenyamanan, keamanan, serta kelancaran dalam menunjang aktivitas transportasi dan mobilitas masyarakat. namun, kondisi jalan pada umumnya rentan mengalami kerusakan yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pengaruh cuaca ekstrem, beban lalu lintas yang berat, kondisi tanah dasar, serta kurangnya pemeliharaan jalan secara berkala. tingginya mobilitas kendaraan pada ruas jalan simpang bpkp – simpang 7 ulee kareng menyebabkan ruas jalan tersebut mengalami kerusakan yang berdampak pada menurunnya kinerja jalan. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kerusakan jalan dengan membandingkan dua metode analisis, yaitu metode surface distress index (sdi) dan pavement condition index (pci). metode sdi merupakan metode penilaian kondisi permukaan jalan yang didasarkan pada jenis serta tingkat kerusakan tertentu, sedangkan metode pci merupakan metode evaluasi kondisi perkerasan yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai jenis kerusakan jalan secara detail. pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui survei lapangan secara langsung pada lokasi penelitian. data primer yang dikumpulkan meliputi jenis kerusakan jalan, dimensi kerusakan, serta luas kerusakan yang kemudian diolah menggunakan kedua metode tersebut. ruas jalan yang diteliti memiliki panjang 2 km, dengan pembagian segmen setiap 100 meter. hasil analisis menunjukkan bahwa nilai surface distress index (sdi) berada pada kisaran 0 hingga 150, sedangkan nilai pavement condition index (pci) berada pada kisaran 100 hingga 0. berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai rata-rata sdi sebesar 27 yang termasuk dalam kategori kondisi jalan baik. sementara itu, nilai rata-rata pci yang diperoleh sebesar 56 yang termasuk dalam kategori kondisi jalan cukup.berdasarkan hasil analisis perbandingan kedua metode tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode pci memiliki tingkat akurasi yang lebih baik dalam menilai kondisi kerusakan jalan karena mempertimbangkan seluruh jenis kerusakan yang terjadi pada perkerasan jalan. oleh karena itu, metode pci direkomendasikan untuk digunakan dalam proses identifikasi dan evaluasi kondisi kerusakan jalan guna mendukung perencanaan pemeliharaan dan perbaikan jalan yang tepat dan efektif.



Abstract

Good road quality is highly necessary to provide comfort, safety, as well as smoothness in supporting transportation activities and community mobility. However, road conditions are generally vulnerable to damage, which can be caused by various factors. The high vehicle mobility on the BPKP Junction – Ulee Kareng 7 Junction Road Section causes the road section to experience damage, which impacts the decline in road performance. This study aims to identify road damage conditions by comparing two analysis methods, namely the Surface Distress Index (SDI) method and the Pavement Condition Index (PCI) method. The SDI method is a road surface condition assessment method based on specific types and levels of damage, while the PCI method is a more comprehensive pavement condition evaluation method. taking into account various types of road damage in detail. Data collection in this study was conducted through direct field surveys at the research location. The primary data collected included types of road damage, dimensions of the damage, as well as the area of the damage, which were then processed using both methods. The road section studied has a length of 2 km, divided into segments every 100 meters. The analysis results show that the Surface Distress Index (SDI) values range from 0 to 150, while the Pavement Condition Index (PCI) values range from 100 to 0. Based on the calculations, the average SDI value obtained is 27, which falls into the good road condition category. Meanwhile, the average PCI value obtained is 56, which also falls into the fair road condition category. Based on the comparative analysis of the two methods, it can be concluded that the PCI method has a better level of accuracy in assessing the condition of road damage by considering all types of damage that occur on the road pavement. Therefore, the PCI method is recommended to be used in the process of identifying and evaluating road damage conditions to support proper and effective road maintenance and repair planning



    SERVICES DESK