Studi ini mengkaji hubungan antara strategi keberlanjutan dan akuntansi manajemen karbon (cma) pada perusahaan berperingkat esg yang terdaftar di bursa efek indonesia (bei). berdasarkan teori kontingensi, penelitian ini menganalisis keselarasan antara strategi keberlanjutan dengan desain dan penggunaan cma. menggunakan pendekatan studi beberapa kasus kualitatif, penelitian ini menganalisis keberlanjutan dan laporan tahunan dari 86 perusahaan selama 2023–2024 melalui analisis konten. analisis menerapkan lima dimensi cma dan mengklasifikasikan perusahaan ke dalam lima kategori strategi: stabil, reaktif, antisipatif, proaktif, dan kreatif. hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan di indonesia berada dalam kategori antisipatif, menunjukkan peningkatan kesadaran akan keberlanjutan. namun, cma masih banyak digunakan untuk pelaporan dan kepatuhan daripada sebagai alat strategis. hanya beberapa perusahaan yang menunjukkan keselarasan yang kuat antara cma dan strategi keberlanjutan tingkat lanjut. studi ini menyoroti kesenjangan antara pengungkapan keberlanjutan dan implementasi internal, menegaskan bahwa efektivitas cma bergantung pada keselarasannya dengan strategi keberlanjutan. kata kunci: akuntansi manajemen karbon, strategi keberlanjutan, pengungkapan keberlanjutan, teori kontingensi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
CARBON MANAGEMENT ACCOUNTING AND SUSTAINABILITY STRATEGY: THE CASE OF ESG RATING COMPANIES IN INDONESIA. Banda Aceh Fakultas Ekonomi dan Bisnis,2026
Baca Juga : ANALISIS PELAPORAN PELAKSANAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY SESUAI DENGAN SUSTAINABILITY REPORTING GUIDELINES (Rahayu Indah Ningsih, 2024)
Abstract
This study examines the relationship between sustainability strategy and Carbon Management Accounting (CMA) in ESG-rated companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Based on contingency theory, this research analyzes the alignment between sustainability strategies and the design and use of CMA. Using a qualitative multiple-case study approach, this study analyzes sustainability and annual reports from 86 companies during 2023–2024 through content analysis. The analysis applies five CMA dimensions and classifies companies into five strategy categories: stable, reactive, anticipatory, proactive, and creative. The results show that most companies in Indonesia are in the anticipatory category, indicating increasing awareness of sustainability. However, CMA is still largely used for reporting and compliance rather than as a strategic tool. Only a few companies demonstrate strong alignment between CMA and advanced sustainability strategies. This study highlights a gap between sustainability disclosure and internal implementation, confirming that CMA effectiveness depends on its alignment with sustainability strategy. Keywords: Carbon Management Accounting, Sustainability Strategy, Sustainability Disclosure, Contingency Theory.
Baca Juga : CORPORATE GOVERNANCE AND SUSTAINABILITY REPORTING: AN EMPIRICAL STUDY IN THE ASEAN REGION (Fathia Khalisah Munthe, 2025)