Abstrak judul : mekanisme transmisi kebijakan moneter melalui jalur harga aset terhadap inflasi penulis : revina putrilia nim : 2201101010126 fakultas/jurusan : ekonomi dan bisnis/ekonomi pembangunan pembimbing i : fitriyani, s.e., m.sc pembimbing ii : anita faiziah, s.p., m.env. res.ec. konsentrasi : ekonomi moneter penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris mekanisme transmisi kebijakan moneter melalui jalur harga aset terhadap inflasi di indonesia pada periode 2010.1–2025.12. dalam penelitian, variabel yang digunakan meliputi tingkat inflasi, sementara jalur harga aset diwakili oleh indeks harga saham gabungan (ihsg) dengan suku bunga acuan (bi rate) sebagai instrumen kebijakan moneter. data yang digunakan adalah data sekunder runtun waktu (time series) bulanan yang bersumber dari bank indonesia dan lembaga terkait lainnya. metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah vector error correction model (vecm) untuk melihat hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel. hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, suku bunga dan ihsg memiliki pengaruh signifikan dan negatif terhadap tingkat inflasi di indonesia. hal ini mengonfirmasi bekerjanya jalur suku bunga dan jalur harga aset dalam menjaga stabilitas harga. dalam jangka pendek, variabel ihsg berpengaruh signifikan terhadap inflasi, sementara suku bunga tidak menunjukkan pengaruh signifikan karena adanya jeda waktu (time lag) transmisi kebijakan. berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi otoritas moneter untuk terus memantau pergerakan harga aset (ihsg) sebagai indikator dini dalam pengendalian inflasi. selain itu, kebijakan suku bunga perlu mempertimbangkan adanya jeda waktu (time lag) agar efektivitas transmisi kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas ekonomi dapat tercapai secara optimal. kata kunci: kebijakan moneter, jalur harga aset, inflasi, ihsg, suku bunga, vecm.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MEKANISME TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER MELALUI JALUR HARGA ASET TERHADAP INFLASI. Banda Aceh ,
Baca Juga : EFEKTIVITAS TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER TERHADAP INFLASI DI INDONESIA (Zikrina Natasya, 2024)
Abstract
ABSTRACT Title : The Mechanism of Monetary Policy Transmission via the Asset Price Channel on Inflation Name : Revina Putrilia Nim : 2201101010126 Faculty/Department : Economics and Business/Development Economics Supervisor I : Fitriyani, S.E., M.Sc Supervisor II : Anita Faiziah, S.P., M.Env. Res.Ec. Concentration : Monetary Economics This study aims to empirically analyse the transmission mechanism of monetary policy via the asset price channel on inflation in Indonesia during the period 2010.1–2025.12. The variables used in the study include the inflation rate, whilst the asset price channel is represented by the Composite Stock Price Index (IHSG), with the benchmark interest rate (BI Rate) serving as the monetary policy instrument. The data used are secondary monthly time series data sourced from Bank Indonesia and other relevant institutions. The analytical method employed in this study is the Vector Error Correction Model (VECM) to examine the short-term and long-term relationships between variables. The results of the study indicate that, in the long run, interest rates and the IHSG have a significant and negative impact on the inflation rate in Indonesia. This confirms the functioning of the interest rate channel and the asset price channel in maintaining price stability. In the short run, the IHSG variable has a significant impact on inflation, whilst interest rates do not show a significant impact due to the time lag in policy transmission. Based on the research findings, it is recommended that monetary authorities continue to monitor movements in asset prices (the IHSG) as an early indicator for inflation control. Furthermore, interest rate policy needs to take into account time lags so that the effectiveness of monetary policy transmission in maintaining economic stability can be optimally achieved. Keywords: Monetary Policy, Asset Price Channel, Inflation, IHSG, Interest Rate, VECM.
Baca Juga : DAMPAK KEBIJAKAN FISKAL DAN MONETER TERHADAP OUTPUT DAN INFLASI DI INDONESIA (Rustam Effendi, 2014)