Abstrak keterwakilan perempuan dalam politik menjadi elemen penting dalam penguatan demokrasi, tidak hanya dari aspek jumlah, tetapi juga dalam menghadirkan kebijakan responsif terhadap kebutuhan perempuan. fenomena kemenangan fitriana mugie dalam pemilu legislatif dprk aceh tengah 2024 menjadi menarik karena berhasil meraih suara terbanyak sekaligus menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai ketua dprk tanpa latar belakang politik formal. keberhasilan ini menunjukkan pergeseran dinamika politik lokal yang sebelumnya didominasi budaya patriarki. konteks itu mendorong pentingnya analisis mengenai modal sosial dan modal ekonomi berperan dalam menentukan keterpilihan kandidat dalam kontestasi politik lokal. tujuan penelitian ini adalah menganalisis interaksi antar modalitas dalam kemenangan fitriana mugie pada pemilu 2024 di aceh tengah. teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah modalitas. metode penelitian ini adalah kualititatif. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal ekonomi berperan efektif dalam mendukung kemenangan melalui kemampuan pembiayaan kampanye dan fleksibilitas strategi, terutama karena dapat dikonversi menjadi kedekatan sosial dengan masyarakat. selain itu, modal sosial menjadi faktor dominan melalui jaringan relasi yang luas, interaksi langsung, serta kepercayaan masyarakat yang terbangun dan bertransformasi menjadi dukungan politik. lebih lanjut, modal simbolik yang terbentuk dari citra, reputasi, dan pengakuan sosial memperkuat legitimasi politik kandidat, sehingga menjadi faktor kunci dalam keberhasilan memperoleh suara terbanyak. saran penelitian ini agar partai politik dan kandidat lebih menekankan keseimbangan pengelolaan modal ekonomi, sosial, dan simbolik dalam strategi politik, serta peneliti selanjutnya mengkaji peran budaya lokal dan gender dalam memengaruhi keberhasilan kontestasi politik. kata kunci: modalitas, keterwakilan perempuan, pemilu dprk aceh tengah.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS INTERAKSI ANTAR MODALITAS DALAM KEMENANGAN FITRIANA MUGIE PADA PEMILU TAHUN 2024 DI KABUPATEN ACEH TENGAH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2026
Baca Juga : MODALITAS JAMALUDDIN IDHAM DALAM PEMILU SERENTAK TAHUN 2024 PADA DAERAH PEMILIHAN ACEH I (KEREN HAPUKH BUTAR BUTAR, 2025)
Abstract
ABSTRACT Women's political representation is an important element in strengthening democracy, not only in terms of quantity but also in producing policies that are responsive to women's needs. The victory of Fitriana Mugie in the 2024 Aceh Tengah DPRK Legislative Election is a notable phenomenon, as she secured the highest number of votes and became the first woman to serve as Chair of the DPRK without prior formal political experience. This success reflects a shift in local political dynamics that were previously dominated by patriarchal culture. This context highlights the importance of analyzing how social and economic capital influence a candidate’s electability in local political contests. The aim of this study is to analyze the interaction between different forms of capital in Fitriana Mugie’s victory in the 2024 election in Aceh Tengah. This research employs the theory of capital and uses a qualitative method. The findings show that economic capital played an effective role in supporting victory through campaign financing and strategic flexibility, particularly as it could be converted into social closeness with the community. Furthermore, social capital emerged as the dominant factor through extensive networks, direct interaction, and public trust that developed into political support. In addition, symbolic capital formed through image, reputation, and social recognition, strengthened political legitimacy, making it the key factor in achieving the highest vote count. This study suggests that political parties and candidates should emphasize a balanced management of economic, social, and symbolic capital in political strategies, while future research should further examine the role of local culture and gender in shaping electoral success. Keywords: Capital, Women's Representation, Aceh Tengah DPRK Election.
Baca Juga : ANALISIS PENURUNAN KURSI PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDI-P) PADA PEMILU LEGISLATIF 2024 DI KABUPATEN ACEH TENGAH (ADE ALFIKRI, 2026)