Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Aqsa Brilianza, IDENTIFIKASI ZONA LEMAH POTENSI LONGSOR MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS DAN SEISMIK BIAS RNDI DESA NEUHEUN, ACEH BESAR. Banda Aceh Prog. Studi Magister Fisika,2026

Bencana longsor merupakan salah satu jenis bencana yang sering terjadi di indonesia yang menyebabkan banyak korban jiwa dan kerugian harta benda. desa neuheun merupakan daerah potensi longsor yang tinggi. hal ini karena desa neuheun merupakan daerah dengan kemiringan lereng yang cukup curam sehingga dibutuhkan kajian untuk menanggulangi hal tersebut sebagai upaya mitigasi bencana. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bidang gelincir longsoran sebagai dasar untuk identifikasi daerah rawan longsor dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas dan metode seismik bias. penelitian ini telah dilakukan di desa nuehuen, aceh besar. berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa lapisan tanah yang didominasi dengan lempung dan batu pasir. hasil interpretasi menunjukkan bahawa topografi daerah tersebut merupakan lereng dengan kemiringan 20°-35°, dan bidang gelincir terdapat setiap lintasan dengan kontras resistivitas ±25-80 Ωm pada kedalaman 5-20 meter dan terdapat kecepatan gelombang p pada setiap lintasan berkisar ± 200-400 m/s pada kedalaman 5-15 meter. kata kunci: longsor, lerengan, geolistrik, seismik bias



Abstract

Landslides are one of the most frequent natural disasters in Indonesia, often resulting in significant casualties and property damage. Neuheun Village is an area with a high landslide potential due to its steep slopes. Therefore, a study is needed to mitigate this risk as part of disaster preparedness efforts. This research aims to identify potential slip surfaces as a basis for determining landslide-prone areas using the Electrical Resistivity Method and Seismic Refraction Method. The study was conducted in Neuheun Village, Aceh Besar. Based on the analysis, the subsurface layer is predominantly composed of clay and sandstone. The interpretation results indicate that the topography of the area consists of slopes with inclinations ranging from 20° to 35°, and slip surfaces were identified along each survey line, indicated by resistivity contrasts of approximately ±25–80 Ωm at depths of 5–20 meters. P-wave velocities along the lines ranged from approximately ±200–400 m/s at depths of 5–15 meters. Keywords: landslide, slope, geoelectric, seismic refraction



    SERVICES DESK