Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, utang, dan layanan terhadap financial sustainability pemerintah daerah di indonesia dengan memasukkan variabel kontrol berupa pdrb, jumlah penduduk, dan rasio ketergantungan penduduk. financial sustainability merupakan kemampuan pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan fiskal serta mempertahankan penyediaan layanan publik secara berkelanjutan tanpa membebani generasi mendatang. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah (lhp lkpd) yang diterbitkan oleh bpk ri. objek penelitian mencakup 34 provinsi di indonesia dengan periode pengamatan tahun 2019-2023. metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pemilihan model melalui uji chow dan uji hausman. hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan tidak berpengaruh terhadap financial sustainability, yang mengindikasikan bahwa besarnya pendapatan daerah belum mampu menjamin keberlanjutan keuangan secara langsung. sementara itu, utang berpengaruh negatif terhadap financial sustainability, yang berarti peningkatan beban utang dapat menurunkan kapasitas fiskal daerah. disisi lain, layanan berpengaruh positif terhadap financial sustainability, yang menunjukkan bahwa kemampuan daerah dalam menyediakan layanan publik yang berkelanjutan berkontribusi dalam memperkuat kondisi keuangan daerah. variabel kontrol menunjukkan bahwa kondisi ekonomi dan demografi daerah turut berperan dalam memengaruhi financial sustainability. temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan keuangan daerah lebih ditentukan oleh pengelolaan utang yang hati-hati serta kapasitas layanan publik dibandingkan dengan besarnya pendapatan semata. kata kunci: financial sustainability, pendapatan daerah, utang daerah, layanan publik, pdr per kapita, jumlah penduduk, rasio ketergantungan penduduk.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCIAL SUSTAINABILITY PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA. Banda Aceh Fakultas Ekonomi dan Bisnis,2026
Baca Juga : PENGARUH KEMANDIRIAN KEUANGAN, TINGKAT UTANG, DAN BELANJA MODAL TERHADAP FINANCIAL SUSTAINABILITY PADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH (NURIL AIDIL ALFAJRI, 2024)
Abstract
ABSTRACT This study aims to analyze the effect of revenue, debt, and service on the financial sustainability of local governments in Indonesia by incorporating control variables, namely GDP per capita, population size, and dependency ratio. Financial sustainability refers to the ability of local governments to maintain fiscal balance while ensuring the continuous provision of public services without burdening future generations. This research employs a quantitative approach using secondary data obtained from the Audit Reports of Local Government Financial Statements issued by the Supreme Audit Institution of Indonesia. The study covers 34 provinces over the period 2019–2023. Panel data regression is applied as the analytical method, with model selection conducted through Chow and Hausman tests. The results indicate that revenue has no effect on financial sustainability, implying that the magnitude of local revenue does not necessarily ensure fiscal sustainability. Meanwhile, debt has a negative effect on financial sustainability, suggesting that increasing debt burdens reduce fiscal capacity. On the other hand, service has a positive effect on financial sustainability, indicating that the ability of local governments to provide sustainable public services strengthens their financial condition. The control variables indicate that economic and demographic conditions also influence financial sustainability. These findings highlight that financial sustainability is more influenced by prudent debt management and service capacity rather than merely the size of revenue. Keywords: Financial Sustainability, Local Revenue, Local Debt, Public Service, GDP Per Capita, Population, Dependency Ratio.
Baca Juga : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA (MUKHSIN ZUHRI, 2018)