Burung merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki nilai tinggi, baik ditinjau dari segi ekologis, ilmu pengetahuan, ekonomis, rekreasi, seni dan budaya. burung juga merupakan satwa liar yang paling dekat dengan manusia. taman hutan raya pocut meurah intan merupakan salah satu tempat yang memiliki peran penting dalam riset, pendidikan, dan wisata ekologi untuk memperkenalkan keberagaman alam hutan hujan tropis. pada kawasan ini, konservasi in-situ dilakukan sebagai habitat dan perlindungan bagi keanekaragaman hayati. sampai saat ini belum diketahui secara pasti tingkat keanekaragaman jenis burung di tahura pocut meurah intan. oleh karena itu, informasi tentang burung menjadi aspek penting karena keberadaan burung dapat dijadikan sebagai salah satu bioindikator di ekosistem. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis burung yang terdapat pada kawasan rph alue geulima tahura pocut meurah intan kabupaten aceh besar. dan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman spesies burung yang terdapat pada kawasan rph alue geulima tahura pocut meurah intan kabupaten aceh besar. hasil penelitian menunjukkan bahwasan nya jenis-jenis burung di rph alue geulima tahura pocut meurah intan, kabupaten aceh besar adalah sebanyak 411 individu dari 35 jenis, dan 20 famili. jenis burung yang paling dominan ditemukan di kawasan tahura pocut meurah intan aceh besar adalah merbah cerukcuk (pycononotus goiavier), tekukur (streptopelia chinenis), dan cinenen belukar (orthotomus atrogularis). jenis burung yang sering dijumpai pada ketinggian 300-500 mdpl yaitu merbah cerukcuk (pycononotus goiavier), madu sriganti (cinnyris jugularis) dan tekukur (streptopelia chinenis). ketinggian 500-700 mdpl sering dijumpai kutilang (pycnonotus aurigaster), rangkong papan (buceros bicornis), dan cinenen belukar (orthotomus atrogularis) sedangkan di ketinggian 700-825 mdpl sering ditemukan bubut besar (centropus sinensis) dan rangkong papan (buceros bicornis). indeks keanekaragaman jenis burung di kawasan di rph alue geulima tahura pocut meurah intan, kabupaten aceh besar termasuk ke dalam kriteria h’ = 3,32 yaitu indeks keanekaragaman tinggi. kata kunci: keanekaragaman spesies burung, keanekaragaman jenis, kekayaan jenis, kemerataan jenis, ketinggian.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEANEKARAGAMAN SPESIES BURUNG BERDASARKAN KETINGGIAN PADA KAWASAN RPH ALUE GEULIMA TAHURA POCUT MEURAH INTAN KABUPATEN ACEH BESAR.. Banda Aceh Fakultas Pertanian Kehutanan,2026
Baca Juga : KEANEKARAGAMAN DAN KESAMAAN INSEKTA NOKTURNAL DI TAMAN HUTAN RAYA POCUT MEURAH INTAN KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (T. Ryan Bentara, 2016)
Abstract
Birds are one of the natural resources that have significant value in ecological, scientific, economic, recreational, artistic, and cultural aspects. Birds are also among the wildlife species most closely associated with human life. Pocut Meurah Intan Grand Forest Park is an area that plays an important role in research, education, and ecotourism, particularly in introducing the biodiversity of tropical rainforests. Therefore, information about birds is essential, as their presence can serve as a bioindicator of ecosystem conditions. This study aims to identify bird species and to determine the level of bird species diversity based on elevation in the RPH Alue Geulima area, Aceh Besar Regency The results showed that a total of 411 individual birds were recorded, consisting of 35 species from 20 families. The most dominant species found in the study area were the Yellowvented Bulbul (Pycnonotus goiavier), Spotted Dove (Streptopelia chinensis), and Dark-necked Tailorbird (Orthotomus atrogularis). Based on elevation distribution: At 300–500 meters above sea level, the most commonly observed species were the Yellow-vented Bulbul (Pycnonotus goiavier), Olive-backed Sunbird (Cinnyris jugularis), and Spotted Dove (Streptopelia chinensis). At 500–700 meters above sea level, frequently encountered species included the Sooty-headed Bulbul (Pycnonotus aurigaster), Great Hornbill (Buceros bicornis), and Darknecked Tailorbird (Orthotomus atrogularis). At 700–825 meters above sea level, the species commonly found were the Greater Coucal (Centropus sinensis) and Great Hornbill (Buceros bicornis). The species diversity index (H’) was 3.32, indicating a high level of bird species diversity, which reflects a relatively stable ecosystem capable of supporting various bird species. Keywords : bird species diversity, species richness, species evenness, elevation, bioindicator.