Evaluasi nutrisi ampas tebu amoniasi dan non-amoniasi yang difermentasi menggunakan trichoderma harzianum oleh kasli abstrak ampas tebu sangat berpotensi sebagai sumber pakan alternatif namun terkendala kandungan protein rendah dan kandungan serat kasar yang tinggi. peningkatan nutrisi ampas tebu dapat dilakukan dengan perlakuan amoniasi dan fermentasi menggunakan trichoderma harzianum. tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi nutrisi ampas tebu yang diolah dengan cara amoniasi dan non-amoniasi yang difermentasi menggunakan t. harzianum. penelitian dilaksanakan di laboratorium ilmu nutrisi dan makanan ternak jurusan peternakan fakultas pertanian universitas syiah kuala, berlangsung mulai 12 juni-14 agustus 2015. penelitian ini terdiri dari 2 perlakuan , yaitu fermentasi ampas tebu amoniasi dan non-amoniasi, dengan masing-masing 9 ulangan, sehingga didapatkan 18 unit perlakuan. untuk menguji beda dua nilai tengah perlakuan digunakan uji t (t-test). parameter yang diukur adalah kandungan bahan kering (bk), protein kasar (pk), serat kasar (sk) dan abu. hasil penelitian menunjukkan bahwa, perlakuan amoniasi ampas tebu sebelum fermentasi secara nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI NUTRISI AMPAS TEBU AMONIASI DAN NON-AMONIASI YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN TRICHODERMA HARZIANUM. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2015
Baca Juga : PERSENTASE PEMBERIAN AMPAS TEBU AMONIASI DALAM RANSUM TERHADAP KECERNAAN DINDING SEL NDF DAN ADF PADA DOMBA LOKAL JANTAN (Dedhi Yustendi, 2024)