Abstrak industri konstruksi merupakan sektor strategis dalam pembangunan infrastruktur, namun masih didominasi pekerja pria. penelitian terdahulu menunjukkan partisipasi lulusan teknik sipil wanita relatif rendah dan menghadapi berbagai tantangan, seperti stereotip gender, keterbatasan peluang karier, lingkungan kerja yang didominasi pria, serta kesulitan menyeimbangkan pekerja dan kehidupan pribadi. penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan kerja yang dominan dihadapi lulusan teknik sipil wanita serta menganalisis strategi kerja yang dominan dalam menghadapi tantangan tersebut pada industri konstruksi di banda aceh. penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi metode kuantitatif dan kualitatif. responden penelitian adalah lulusan s1 teknik sipil wanita periode 2022–2024 dari universitas syiah kuala (usk), universitas muhammadiyah aceh (unmuha), universitas iskandar muda (unida) sebanyak 121 responden. data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala guttman dan kuesioner terbuka, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif, dan analisis tematik dengan bantuan perangkat lunak nvivo 14. hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat lima tantangan kerja utama yaitu kemampuan fisik wanita, kurangnya pelatihan dan bimbingan praktik kerja, persepsi tentang keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan, kurangnya minat akan bidang industri konstruksi, dan ketidaksesuaian latar belakang pendidikan dengan pekerjaan. dan ada enam strategi kerja utama untuk mengatasi tantangan tersebut, yaitu menjaga kesehatan tubuh, penyediaan fasilitas yang lebih baik di tempat kerja bagi pekerja wanita, menyajikan jalur yang jelas untuk peluang karier tanpa memandang jenis kelamin sehingga memberikan kesempatan yang sama di antara karyawan, mengakui kesetaraan di bawah hukum, dan pengorganisasian pekerja konstruksi wanita untuk melindungi hak-hak wanita dan melawan eksploitasi kata kunci: industri konstruksi, tantangan, strategi, lulusan teknik sipil wanita.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS TANTANGAN DAN STRATEGI KERJA LULUSAN TEKNIK SIPIL WANITA PADA INDUSTRI KONSTRUKSI DI BANDA ACEH. Banda Aceh Program Studi Magister Teknik Sipil Unsyiah,2026
Baca Juga : PENGARUH PENERAPAN PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA TENAGA KERJA PADA TIGA PERUSAHAAN PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA BANDA ACEH (Fachri Jasri, 2019)
Abstract
ABSTRACT The construction industry is a strategic sector in infrastructure development; however, it is still dominated by man workers. Previous studies indicate that the participation of women civil engineering graduates is relatively low and that they face various challenges, such as gender stereotypes, limited career opportunities, man-dominated work environments, and difficulties in balancing work and personal life. This study aims to analyze the dominant work challenges faced by women civil engineering graduates and to identify the dominant work strategies used to address these challenges in the construction industry in Banda Aceh. This research employed a mixed-methods approach combining quantitative and qualitative methods. The respondents consisted of 121 women undergraduate civil engineering graduates from the 2022–2024 cohorts of Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), and Universitas Iskandar Muda (UNIDA). Data were collected through closed-ended questionnaires using the Guttman scale and open-ended questionnaires, and then analyzed using descriptive analysis and thematic analysis with the assistance of NVivo 14 software. The results of the analysis indicate that there are five main work challenges, namely women’s physical capability, lack of training and practical work guidance, perceptions regarding work-life balance, lack of interest in the construction industry field, and mismatch between educational background and job roles. Furthermore, six main work strategies were identified to overcome these challenges, namely maintaining physical health, providing better workplace facilities for women workers, establishing clear career pathways without gender discrimination to ensure equal opportunities among employees, recognizing equality under the law, and organizing women construction workers to protect women’s rights and combat exploitation. Keywords: Construction industry, challenges, strategies, women civil engineering graduates.
Baca Juga : PELUANG KERJA ALUMNI JURUSAN EKONOMI PEMBANGUNAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Roni Aprizal, 2020)