Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
NUR RAYYAN, INTERVENSI PEMBERIAN SUPLEMEN DAN MAKANAN TAMBAHAN TERHADAP PERTUMBUHAN, LAJU RNALIRAN SALIVA DAN KARIES GIGI PADA BALITA STUNTING DI PUSKESMAS BAITUSSALAM. Banda Aceh ,

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik dan fungsi tubuh, termasuk kesehatan rongga mulut. salah satu upaya penanggulangan stunting adalah melalui program intervensi gizi berupa pemberian suplemen dan makanan tambahan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian suplemen dan makanan tambahan terhadap pertumbuhan dan laju aliran saliva pada balita stunting. penelitian ini merupakan studi longitudinal dengan desain quasi-eksperimental menggunakan pretest–posttest control design. subjek penelitian terdiri atas balita stunting usia 3–5 tahun yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. parameter yang diukur meliputi tinggi badan menurut umur (tb/u), berat badan menurut umur (bb/u), dan laju aliran saliva. analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian suplemen dan makanan tambahan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan tb/u, bb/u, dan laju aliran saliva pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). dapat disimpulkan bahwa intervensi gizi berpengaruh positif terhadap pertumbuhan dan laju aliran saliva balita stunting



Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem in toddlers that affects physical growth and body functions, including oral health. Nutritional intervention through supplementation and complementary feeding is one of the strategies to address stunting. This study aimed to determine the effect of supplementation and complementary feeding on growth and salivary flow rate in stunted toddlers. This longitudinal study employed a quasi-experimental pretest–posttest control design. The subjects were stunted children aged 3–5 years divided into intervention and control groups. The parameters measured included height-for- age, weight-for- age, and salivary flow rate. Data were analyzed using paired t- test and independent t test. The results showed that supplementation and complementary feeding significantly improved height-for-age, weight-for-age, and salivary flow rate in the intervention group compared to the control group (p < 0.05). In conclusion, nutritional intervention has a positive effect on growth and salivary flow rate in stunted toddlers



    SERVICES DESK