Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
SITI YOLANDA SHIFA, PENGARUH JUMLAH LAPISAN TERHADAP KUAT LEKATAN ANTARA ABACA FIBER REINFORCED POLYMER DAN BETON. Banda Aceh Fakultas Teknik Sipil,2026

Kuat lekat antara bahan perkuatan berbasis serat alami dan permukaan beton merupakan faktor penting dalam keberhasilan sistem perkuatan struktural. penggunaan abaca fiber reinforced polymer (abfrp) menawarkan solusi ramah lingkungan dan ekonomis, namun pengaruh jumlah lapisan abfrp terhadap kekuatan lekatan belum banyak diteliti. tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh variasi jumlah lapisan abfrp terhadap kekuatan lekat dan mekanisme kegagalan pada permukaan beton. metode yang digunakan adalah pengujian eksperimental dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan sembilan sampel balok beton berukuran 100×100×300 mm yang dilapisi dengan 2, 3, dan 4 lapis abfrp. pengumpulan data dilakukan melalui pengujian tarik langsung menggunakan universal testing machine (utm), serta pencatatan parameter beban, slip, dan regangan. hasil menunjukkan bahwa penambahan lapisan meningkatkan kekuatan lekat secara signifikan, dengan lapisan 4 lapis memberikan hasil maksimum. kegagalan mayor adalah debonding, yang berkurang seiring penambahan lapisan. kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa jumlah lapisan abfrp berpengaruh positif terhadap kekuatan lekat dan dapat meningkatkan efektivitas perkuatan beton secara ramah lingkungan. implikasi praktisnya, jumlah lapisan maksimum perlu disesuaikan dengan kebutuhan struktural dan efisiensi ekonomi.



Abstract

The bond strength between natural fiber-based reinforcement materials and concrete surfaces is a critical factor in the success of structural strengthening systems. The use of Abaca Fiber Reinforced Polymer (AbFRP) offers an environmentally friendly and cost-effective solution; however, studies on the effect of the number of AbFRP layers on bond strength remain limited. This study aims to analyze the effect of varying the number of AbFRP layers on bond strength and failure mechanisms on concrete surfaces. An experimental method with a quantitative approach was employed, using nine concrete beam specimens measuring 100×100×300 mm, strengthened with 2, 3, and 4 layers of AbFRP. Data were collected through direct tensile testing using a Universal Testing Machine (UTM), along with recording parameters such as load, slip, and strain. The results indicate that increasing the number of layers significantly enhances bond strength, with the four-layer configuration providing the maximum performance. The predominant failure mode observed was debonding, which decreased as the number of layers increased. In conclusion, this study confirms that the number of AbFRP layers has a positive effect on bond strength and can improve the effectiveness of concrete strengthening in an environmentally sustainable manner. Practically, the maximum number of layers should be adjusted according to structural requirements and economic efficiency considerations.



    SERVICES DESK