Luka bakar grade ii masih menjadi permasalahan kesehatan global akibat kompleksitas proses penyembuhan serta tingginya dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan. proses penyembuhan luka melibatkan tahapan biologis penting, termasuk remodeling kolagen dan regenerasi epitel. pemanfaatan bahan alami dengan aktivitas bioaktif, seperti pala (myristica fragrans), berpotensi sebagai terapi tambahan dalam mempercepat penyembuhan luka bakar. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek krim ekstrak biji pala 3% terhadap remodeling kolagen dan epitelisasi pada luka bakar grade ii menggunakan pendekatan histologi. penelitian ini menggunakan desain eksperimental post-test only dengan lima kelompok, yaitu kontrol normal, luka bakar tanpa perlakuan, luka bakar dengan krim pala 3%, luka bakar dengan silver sulfadiazine (ssd), serta kombinasi krim pala dan ssd. distribusi kolagen tipe i dan tipe iii dianalisis menggunakan pewarnaan picrosirius red–fast green di bawah cahaya terpolarisasi, sedangkan epitelisasi diamati melalui pewarnaan gold orange. hasil penelitian menunjukkan pemberian krim ekstrak biji pala 3% secara signifikan meningkatkan remodeling kolagen ditandai dengan peningkatan kolagen tipe i dan penurunan kolagen tipe iii, serta mempercepat transisi kolagen menuju fase maturasi. selain itu, terjadi peningkatan ketebalan epitel dan pembentukan granula keratohialin dibandingkan kelompok tanpa perlakuan. kombinasi krim pala dan ssd menunjukkan perbaikan struktur jaringan yang mendekati kondisi normal pada hari ke-18, meskipun tidak selalu lebih unggul dibandingkan terapi tunggal. secara keseluruhan, krim ekstrak biji pala 3% terbukti mendukung remodeling matriks ekstraseluler dan meningkatkan epitelisasi, sehingga berpotensi sebagai terapi tambahan yang efektif dan mudah diakses dalam penyembuhan luka bakar grade ii.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS PENYEMBUHAN LUKA BAKAR GRADE II BERDASARKAN PERSENTASE KOLAGEN DAN EPITELISASI DENGAN PEWARNAAN PICROSIRIUS RED DAN GOLD-ORANGE SETELAH PEMBERIAN KRIM BIJI PALA 3%. Banda Aceh Fakultas Kedokteran - Magister Sains BioMedis (S2),
Baca Juga : EFIKASI KRIM GETAH JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS L.) TERHADAP EPITELISASI PENYEMBUHAN LUKA SAYAT KULIT MENCIT (MUS MUSCULUS) (Moma Silvia, 2017)
Abstract
Second-degree burns remain a global health problem due to the complexity of the healing process and the substantial social and economic burden they impose. Wound healing involves critical biological phases, including collagen remodeling and epithelial regeneration. Natural products with bioactive properties, such as nutmeg (Myristica fragrans), have potential as adjunctive therapies to accelerate burn wound healing. This study aimed to evaluate the effect of a 3% nutmeg seed extract cream on collagen remodeling and epithelialization in second-degree burns using a histological approach. This study employed a post-test-only experimental design with five groups: normal control, untreated burn, burn treated with 3% nutmeg cream, burn treated with silver sulfadiazine (SSD), and burn treated with a combination of nutmeg cream and SSD. The distribution of type I and type III collagen was analyzed using Picrosirius Red–Fast Green staining under polarized light, while epithelialization was assessed using Gold Orange staining. The results showed that the 3% nutmeg seed extract cream significantly enhanced collagen remodeling, as indicated by an increase in type I collagen and a decrease in type III collagen, and accelerated the transition toward collagen maturation. In addition, the treatment increased epithelial thickness and promoted the formation of keratohyalin granules compared to the untreated group. The combination of nutmeg cream and SSD improved tissue structure approaching normal conditions on day 18, although it was not consistently superior to single therapy. In conclusion, the 3% nutmeg seed extract cream supports extracellular matrix remodeling and enhances epithelialization, indicating its potential as an effective and accessible adjunct therapy for second-degree burn healing.
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN MINYAK NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA FULL THICKNESS PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) (Muhammad Taufik, 2024)