Tanaman pala (myristica fragrans) merupakan tanaman asli indonesia yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena hampir seluruh bagian dari tanaman ini dapat dimanfaatkan terutama buah pala. tidak semua bagian dari buah pala dapat dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya cangkang biji pala. cangkang biji pala dapat menyebabkan masalah lingkungan karena sulit terdekomposisi. solusi alternatif untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan cangkang biji pala sebagai antibakteri p. acnes. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai rendemen ekstrak cangkang biji pala hasil maserasi, pengaruh ekstrak dan konsentrasi ekstrak cangkang biji pala yang paling efektif terhadap daya hambat pertumbuhan p. acnes. objek penelitian adalah isolat bakteri p. acnes. penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan kuantitatif menggunakan pola rancangan acak lengkap (ral) non faktorial 7x3. analisis data dilakukan menggunakan uji non parametrik kruskal wallis dan uji lanjut dunnet. hasil penelitian ini menunjukkan efisiensi ekstraksi sebesar 24,2% dan menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada setiap perlakuan dalam menghambat pertumbuhan bakteri p. acnes yang artinya ekstrak cangkang biji pala memiliki pengaruh sebagai antibakteri terhadap p. acnes. konsentrasi 50% ditetapkan sebagai konsentrasi paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri p. acnes. dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak cangkang biji pala efektif dalam menghambat pertumbuhan p. acnes dan dapat menjadi alternatif untuk mengatasi masalah lingkungan. kata kunci: antibakteri, cangkang biji pala, ekstraksi, maserasi, propionibacterium acnes,
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK CANGKANG BIJI PALA(MYRISTICA FRAGRANS) TERHADAP PERTUMBUHAN PROPIONIBACTERIUM ACNES. Banda Aceh Fakultas KIP,
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL RUMPUT LAUT HIJAU (ULVA INTESTINALIS) TERHADAP BAKTERI PROPIONIBACTERIUM ACNES (Herwina, 2023)
Abstract
Nutmeg plant (Myristica fragrans) is a native Indonesian plant that has high economic value because almost all parts of this plant can be utilized, especially nutmeg fruit. Not all parts of the nutmeg fruit can be utilized by the community, especially nutmeg seed shells. Nutmeg seed shells can cause environmental problems because they are difficult to decompose. An alternative solution to overcome this problem is to use nutmeg seed shells as an antibacterial for P. acnes. This study aims to determine the yield value of macerated nutmeg seed shell extract, the effect of the extract and the most effective concentration of nutmeg seed shell extract on the inhibition of P. acnes growth. The object of the study was P. acnes bacterial isolates. This study used an experimental method with a quantitative approach using a 7x3 non-factorial Completely Randomized Design (CRD) pattern. Data analysis was performed using the non-parametric Kruskal Wallis test and Dunnett's advanced test. The results of this study showed an extraction efficiency of 24.2% and showed a significant difference in each treatment in inhibiting the growth of P. acnes bacteria, which means that nutmeg shell extract has an antibacterial effect on P. acnes. A concentration of 50% was determined as the most effective concentration in inhibiting the growth of P. acnes bacteria. Thus, it can be concluded that nutmeg shell extract is effective in inhibiting the growth of P. acnes and can be an alternative to address environmental problems Keywords: Antibacterial, Nutmeg Shell, Extraction, Maceration, Propionibacterium acnes
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK DAGING PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS PADA GIGI TIRUAN AKRILIK (Rawdlatul Jannah, 2024)