Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemandirian keuangan, efisiensi keuangan, solvabilitas layanan, dan jumlah penduduk terhadap financial sustainability pemerintah kabupaten dan kota di indonesia. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah (lhp lkpd) yang diterbitkan oleh badan pemeriksa keuangan republik indonesia (bpk ri) dan data jumlah penduduk dari badan pusat statistik (bps) selama periode 2019–2023. sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan 149 pemerintah daerah kabupaten dan kota dengan periode pengamatan selama lima tahun. analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak eviews 12. hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian keuangan, efisiensi keuangan, solvabilitas pelayanan, dan jumlah penduduk berpengaruh positif terhadap financial sustainability pemerintah kabupaten dan kota di indonesia. temuan ini berguna bagi pemerintah daerah sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan fiskal ke depan, khususnya yang berorientasi pada peningkatan kemandirian keuangan, perbaikan efisiensi pengelolaan keuangan, serta penguatan kapasitas pelayanan publik guna mendukung financial sustainability jangka panjang. kata kunci: financial sustainability, kemandirian keuangan, efisiensi keuangan, solvabilitas layanan, dan jumlah penduduk
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KEMANDIRIAN KEUANGAN, EFISIENSI KEUANGAN, SOLVABILITAS LAYANAN, DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP FINANCIAL SUSTAINABILITY PADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA. Banda Aceh Fakultas Ekonomi dan Bisnis,2026
Baca Juga : ANALISIS INDEKS KONDISI KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI ACEH TAHUN 2015-2017 (Irna Mardi Yati, 2019)
Abstract
This study analyzes the effect of financial independence, financial efficiency, service solvency, and population on the financial sustainability of regency and municipal governments in Indonesia. The research adopts a quantitative approach using secondary data obtained from the Audit Reports on Local Government Financial Statements (LHP LKPD) issued by the Audit Board of Indonesia (BPK RI) and population data from Statistics Indonesia (BPS) for the period 2019–2023. The sample was selected through purposive sampling, resulting in 149 regency and municipal governments observed over five years. Panel data regression analysis was conducted using Eviews 12 software. The results show that financial independence, financial efficiency, service solvency, and population have a positive effect on the financial sustainability of local governments in Indonesia. These findings are useful for local governments as a reference in formulating future fiscal policies, particularly those oriented toward enhancing financial independence, improving financial management efficiency, and strengthening public service capacity to support long-term financial sustainability. Keyword: Financial Sustainability, Financial Independence, Financial Efficiency, Service Solvency, and Population.