Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Junaidah, MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBENTUK IKLIM SEKOLAH SEHAT DAN RELIGIUS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI CALANG. Banda Aceh Fakultas Pasca Sarjana,2026

Iklim sekolah sehat dan religius merupakan faktor yang sangat penting dalam dunia pendidikan. tujuan penelitian ini untuk menganalisis iklim sekolah sehat dan religius melalui manajemen kepala sekolah. metode penelitian menggunakan kualitatif, teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, subjek penelitian terdiri dari; kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum, wakil kepala sekolah bagian kesiswaan, guru dan tenaga kependidikan seluruhnya berjumlah 10 key informent. penelitian ini dilakukan di smpn unggul calang dan smpn 1, waktu penelitian ini dilakukan dari 22 februari sampai 01 november 2025. hasil penelitian menunjukkan (1) perencanaan kepala sekolah dalam membentuk iklim sekolah sehat dan religius di smp unggul calang termuat dalam visi sekolah disusun dengan melibatkan seluruh warga sekolah, sedangkan di smpn 1 calang disusun oleh tim pengembang sekolah. (2) pelaksanaan kepala sekolah dalam membentuk iklim sekolah sehat dan religius di smpn unggul calang dilakukan dengan penyusunan program-program dan pembiasaan-pembiasaan yakni sapu sampah, kantin sehat dan bebas plastik, senam sabtu ceria, muhadharah dan shalat berjamaah, sedangkan di smpn 1 calang program yang dijalankan adalah program gerakan sekolah sehat (gss) yang merupakan rekomendasi dari pemerintah. (3) evaluasi kepala sekolah dalam membentuk iklim sekolah sehat dan religius di smpn unggul calang dilakukan dengan musyawarah bersama melaui rapat sekolah atau komunitas belajar, sedangkan di smpn 1 calang evaluasi dilakukan bersama tim dan pembinaan peorangan. (4) hambatan kepala sekolah dalam membentuk iklim sekolah sehat dan religius di smp unggul calang terdapat pada menjaga komitmen bersama, sedangkan di smpn 1 calang terletak pada pola kerja dan cara berfikir yang berbeda serta kondisi bangunan dan kelembaban lingkungan sekolah. kesimpulan penelitian menunjukkan yakni iklim sekolah sehat dan religius menjadi faktor yang sangat krusial dalam peningkatan mutu pendidikan, perlunya transformasi sudut pandang manajemen kepala sekolah sehingga iklim sekolah sehat dan religius menjadi pondasi fundamental dalam peningkatan mutu pendidik. kata kunci: manajemen, kepala sekolah, iklim sekolah sehat, sekolah religius.



Abstract

A healthy and religious school climate is a highly important factor in education. This study aims to analyse the formation of a healthy, religious school climate through principals’ management practices. The research employed a qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research participants included the principal, the vice principal for curriculum, the vice principal for student affairs, teachers, and educational staff, totalling 10 key informants. The study was conducted at State Junior High School (SMPN) Unggul Calang and SMPN 1 Calang from February 22 to November 1, 2025. The findings indicate that: (1) principals’ planning to establish a healthy and religious school climate at SMPN Unggul Calang was embedded in the school vision and developed by involving all members of the school community, whereas at SMPN 1 Calang it was formulated by the school development team; (2) the implementation of principals’ management at SMPN Unggul Calang was carried out through the design of programs and habitual activities, including Sapu Sampah (clean-up activities), a healthy and plastic-free canteen, Saturday Fun Exercise, muhadharah (religious speech activities), and congregational prayers, while at SMPN 1 Calang the program implemented was the Healthy School Movement (Gerakan Sekolah Sehat/GSS), as recommended by the government; (3) evaluation of principals’ management at SMPN Unggul Calang was conducted through deliberation in school meetings or learning communities, whereas at SMPN 1 Calang evaluation was carried out collaboratively by the team and through individual coaching; and (4) the obstacles faced by principals included maintaining collective commitment at SMPN Unggul Calang, while at SMPN 1 Calang challenges arose from differing work patterns and mindsets, as well as building conditions and environmental humidity. The study concludes that a healthy and religious school climate is a crucial factor in improving educational quality. It underscores the need for a transformation in principals’ managerial perspectives so that a healthy and religious school climate becomes a fundamental foundation for enhancing educational quality. Keywords: Management, school principal, healthy school climate, religious school.



    SERVICES DESK