Burung kuntul besar (egretta alba) merupakan burung air yang banyak ditemukan di kawasan pesisir dan ekosistem hutan mangrove, serta memiliki interaksi yang erat dengan lingkungan perairan. penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri e. coli patogen pada burung kuntul besar (egretta alba). metode penelitian dilaksanakan secara observasi lapangan dengan pendekatan cross sectional dan isolasi bakteri dilakukan sesuai dengan metode carter. hasil penelitian menunjukkan bahwa secara metode carter terdapat pertumbuhan bakteri pada media nutrient broth (nb) yang ditandai dengan perubahan media dari bening menjadi keruh, isolasi pada media eosin methylene blue agar (emba) menunjukkan pertumbuhan koloni berwarna hijau metalik yang merupakan ciri khas bakteri e. coli, dari hasil pewarnaan gram menunjukkan bahwa bakteri yang terisolasi termasuk gram negatif dan berbentuk basil. hasil identifikasi dengan media sorbitol mac conkey agar (smac) menunjukkan adanya koloni tidak berwarna (colourless) yang mengidentifikasi e. coli patogen. dapat disimpulkan bahwa pada 10 ekor burung kuntul besar (egretta alba) yang hidup di kawasan hutan mangrove baitussalam, aceh besar, ditemukan adanya bakteri e. coli yang secara uji sorbitol mac conkey agar (smac) dinyatakan sebagai e. coli patogen. kata kunci: bakteri patogen, e. coli, egretta alba, identifikasi, dan isolasi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI ESCHERICHIA COLI PATOGEN PADA BURUNG KUNTUL BESAR (EGRETTA ALBA) DI KECAMATAN BAITUSSALAM. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2026
Baca Juga : DESKRIPSI LOKASI MAKAN (FEEDING SITE) TIGA SPESIES BURUNG KUNTUL DALAM KAWASAN KECAMATAN BAITUSSALAM DAN KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (ERSA FEBRIANA, 2014)
Abstract
The Great Egret (Egretta alba) is a waterbird commonly found in coastal areas and mangrove forest ecosystems, and has a close interaction with aquatic environments. This study aimed to isolate and identify pathogenic E. coli bacteria in Great Egrets (Egretta alba). The research method was carried out through field observation and laboratory exploration using the Carter method. The results showed that, using the Carter method, bacterial growth was observed on Nutrient Broth (NB) media, characterized by a change in the media from clear to cloudy. Isolation on Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) media showed metallic green colonies, characterictic of E. coli bacteria. Gram staining results indicated that the isolated bacteria were Gram negative and bacili. Identification using Sorbitol Mac Conkey Agar (SMAC) media showed colorless colonies, identifying pathogenic E. coli. It can be concluded that in 10 Great Egrets (Egretta alba) in the Baitussalam mangrove forest area, Greater Aceh, which were confirmed as pathogenic E. coli by the Sorbitol Mac Conkey Agar (SMAC) test. Keywords: Pathogenic bacteria, E. coli, Egretta alba, identification and isolation