Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebijakan moneter dan risiko kredit terhadap perilaku kredit perbankan: analisis bank yang terdaftar di bursa efek indonesia. penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis bagaimana kebijakan moneter dan risiko kredit dapat memengaruhi cara bank dalam menyalurkan kredit. penelitian ini mengkaji apakah kebijakan moneter (suku bunga) dan risiko kredit (kredit bermasalah) berpengaruh secara sendiri-sendiri (parsial) maupun bersama-sama (simultan) terhadap perilaku penyaluran kredit pada bank di bei. penelitian ini memliki sampel 456 perusahaan dengan jenis penelitian kuantitatif dengan teknik penarikan sampel purposive sampling dengan menggunakan analisis data panel dan menggunakan model fixed effect model (fem) untuk menguji signifikan hubungan antar variabel. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan moneter berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kredit perbankan di indonesia. temuan ini menjelaskan bahwa dengan credit channel theory, di mana transmisi kebijakan moneter bekerja melalui jalur kredit; peningkatan likuiditas dan penurunan biaya dana meningkatkan kapasitas bank untuk menyalurkan pembiayaan. kata kunci: perilaku kredit, kebijakan moneter, resiko kredit, ukuran perusahaan, credit channel theory, credit rationing theory.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KEBIJAKAN MONETER DAN RISIKO KREDIT TERHADAP PERILAKU KREDIT PERBANKAN: ANALISIS BANK YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA. Banda Aceh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Manajemen (S1),2026
Baca Juga : PENGARUH RISIKO BANK, UKURAN BANK, DAN KUALITAS KREDIT TERHADAP PENGALOKASIAN VOLUME KREDIT PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) DI PROVINSI ACEH (Mareta, 2024)
Abstract
ABSTRACT This study aims to determine the influence of monetary policy and credit risk on bank lending behavior: an analysis of banks listed on the Indonesia Stock Exchange. This study examines how monetary policy and credit risk can influence banks' credit distribution. This study examines whether monetary policy (interest rates) and credit risk (non-performing loans) have a partial or simultaneous effect on bank lending behavior on the Indonesia Stock Exchange. This study used a quantitative sample of 456 companies using purposive sampling techniques, panel data analysis, and a fixed effects model (FEM) to test the significance of the relationship between variables. The results indicate that monetary policy has a positive and significant effect on bank lending behavior in Indonesia. This finding explains the Credit Channel Theory, where monetary policy transmission operates through the credit channel; increased liquidity and decreased cost of funds increase banks' capacity to disburse financing. Keywords: Credit Behavior, Monetary Policy, Credit Risk, Company Size, Credit Channel Theory, Credit Rationing Theory.
Baca Juga : PENGARUH FAKTOR-FAKTOR KEUANGAN INTERNAL BANK TERHADAP VOLUME PENYALURAN KREDIT PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (Yuniarti Sanopa, 2024)