Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kendala keuangan dan kompleksitas bisnis terhadap praktik greenwashing pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2020–2024. greenwashing diukur menggunakan greenwashing index (gwi) yang merefleksikan selisih antara komunikasi lingkungan dan praktik lingkungan perusahaan. kendala keuangan diproksikan dengan kaplan–zingales (kz) index, sementara kompleksitas bisnis diukur melalui jumlah segmen usaha, status konglomerasi, dan tingkat diversifikasi segmen. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel pada 300 observasi perusahaan-tahun. hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala keuangan, kompleksitas segmen, dan kompleksitas konglomerasi berpengaruh positif terhadap greenwashing, sedangkan diversifikasi segmen berpengaruh negatif terhadap greenwashing. temuan ini mendukung teori agensi dan teori pemangku kepentingan, yang menjelaskan bahwa tekanan pendanaan dan kompleksitas struktural meningkatkan asimetri informasi serta peluang perilaku oportunistik dalam pengungkapan keberlanjutan. penelitian ini memberikan kontribusi empiris terkait faktor internal perusahaan yang memengaruhi greenwashing, khususnya dalam konteks industri sensitif lingkungan di negara berkembang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KENDALA KEUANGAN DAN KOMPLEKSITAS BISNIS TERHADAP GREENWASHING. Banda Aceh Fakultas Ekonomi dan Bisnis,2026
Baca Juga : ANALISIS PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH (STUDI PADA KABUPATEN/KOTA DI ACEH) (MAGHFIRAH MUKAMMIL, 2021)
Abstract
This study examines the effect of financial constraints and business complexity on greenwashing practices among energy sector firms listed on the Indonesia Stock Exchange during 2020–2024. Greenwashing is measured using a Greenwashing Index (GWI), reflecting the gap between environmental communication and actual environmental practices. Financial constraints are proxied by the Kaplan–Zingales (KZ) Index, while business complexity is measured through the number of business segments, conglomeration status, and segment diversification. Using a quantitative approach with panel data regression on 300 firm-year observations, the results indicate that financial constraints, segment complexity, and conglomeration complexity positively affect greenwashing, whereas segment diversification negatively affects greenwashing. These findings support agency theory and stakeholder theory, suggesting that financial pressure and structural complexity intensify information asymmetry and managerial opportunism in sustainability disclosure. This study contributes to the greenwashing literature by highlighting internal firm characteristics in environmentally sensitive industries within a developing country context.