Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
DAFFA ANDRI IRAWAN, KOMUNIKASI ANTARPRIBADI GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI KEKERASAN ANTAR SISWA (BULLYING) DI LINGKUNGAN SMA NEGERI MODAL BANGSA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2026

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana komunikasi antarpribadi yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling (bk) dalam mengatasi kekerasan antar siswa (bullying) di lingkungan sma negeri modal bangsa aceh. kekerasan antar siswa, baik secara verbal maupun non-verbal, masih menjadi tantangan di lingkungan sekolah berasrama, yang seringkali dipengaruhi oleh budaya senioritas. teori digunakan yaitu penetrasi sosial. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada dua guru bk serta dua orang siswa sebagai informan. hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi yang dilakukan oleh guru bk didasarkan pada prinsip keterbukaan, empati, kesabaran, serta kemampuan menjaga kerahasiaan siswa. guru bk membangun kepercayaan dengan menciptakan suasana ruang bk yang aman dan nyaman, sehingga siswa tidak merasa dihakimi ketika menyampaikan masalah. strategi yang digunakan meliputi pendekatan personal, komunikasi dua arah, dan mediasi antara siswa yang bermasalah. perubahan kebijakan sekolah pasca kasus kekerasan tahun 2023 turut memperkuat peran guru bk dalam mengurangi praktik senioritas yang berpotensi memicu bullying. kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi antarpribadi yang efektif merupakan kunci dalam mencegah dan menangani kasus bullying di sekolah. guru bk tidak hanya berfungsi sebagai konselor, tetapi juga sebagai figur orang tua dan fasilitator perubahan budaya sekolah yang lebih sehat dan bebas dari kekerasan. kata kunci: komunikasi antarpribadi, guru bk, bullying, kekerasan antar siswa, sma negeri modal bangsa aceh.



Abstract

This study aims to explore and analyze the interpersonal communication strategies used by Guidance and Counseling (BK) teachers in addressing student-on-student violence (bullying) at SMA Negeri Modal Bangsa Aceh. Bullying, both verbal and non-verbal, remains a significant challenge in the boarding school environment, often influenced by seniority culture. The theory used is social penetration. This research employed a descriptive qualitative approach with data collected through in-depth interviews involving two BK teachers and two students as key informants. The findings indicate that interpersonal communication conducted by BK teachers is grounded in openness, empathy, patience, and the ability to maintain student confidentiality. BK teachers build trust by creating a safe and non-judgmental counseling space, allowing students to share their problems freely. The strategies used include personal approaches, two-way communication, and mediation between conflicting students. Institutional changes made after a bullying incident in 2023 have further strengthened the role of BK teachers in reducing seniority-based practices that often lead to bullying. In conclusion, this study affirms that effective interpersonal communication is a crucial factor in both preventing and addressing bullying in schools. BK teachers serve not only as counselors but also as parental figures and facilitators of positive cultural change within the school, promoting a safer and more respectful environment. Keywords: Interpersonal Communication, BK Teachers, Bullying, Student Violence, SMA Negeri Modal Bangsa Aceh.



    SERVICES DESK