Secara geografis, lokasi penelitian berada pada koordinat 4°14’33.09” - 4°17’15.87” lu dan 97°58’22.04” - 98°1’4.18” bt, yang memiliki luasan daerah penelitian yaitu 5 km × 5 km atau 25 km2. sedangkan secara administrasi daerah penelitian berada pada kecamatan sekerak dan sekitarnya, kabupaten aceh tamiang, provinsi aceh. pemilihan lokasi pemetaan geologi didasari oleh minimnya informasi geologi terbaru yang dilakukan disekitar lokasi, sehingga penting untuk dilakukan pemetaan geologi lebih lanjut pada daerah tersebut. pada daerah kecamatan sekerak ditemukan beberapa lereng dengan material penyusun berupa batupasir yang memiliki tingkat pelapukan menengah hingga tinggi yang memiliki potensi akan bencana longsor. untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan analisa kestabilan lereng. pada studi kasus ini digunakan metode bishop disederhanakan yang cocok dengan karakteristik kondisi lereng pada daerah penelitian yang memiliki komponen penyusun yang homogen yang tidak memiliki diskontinuitas struktural. tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkan informasi berupa kondisi geologi (peta geologi, geomorfologi dan lintasan) serta nilai dari faktor keamanan lereng pada daerah penelitian. berdasarkan hasil penelitian, dapat diidentifikasi keberadaan tiga unit geomorfologi yaitu unit bentuk lahan denudasional (d1), unit bentuk lahan struktural (s1), dan unit bentuk lahan fluvial (f1). penelitian ini juga mengidentifikasi tujuh satuan batuan yang meliputi satuan batupasir karbonatan baong, batupasir baong, batupasir keutapang, batupasir mengandung sedikit karbon keutapang, konglomerat keutapang, perselingan pasir-lanauan seureula, dan endapan alluvium qh. berdasarkan analisis stabilitas lereng dengan menggunakan metode bishop disederhanakan nilai faktor keamanan yang didapatkan pada lereng yang diamati di daerah penelitian yaitu sebesar 0,651, sedangkan dengan software rocscience slide 6.0 nilai faktor keamanannya sebesar 0,450. dari nilai tersebut maka menurut bowles 1989, lereng pada daerah penelitian dikategorikan ke dalam kelas lereng labil dengan intensitas longsor terjadi biasa/sering dikarenakan nilai fk < 1,07.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS STABILITAS LERENG DI KECAMATAN SEKERAK DAN SEKITARNYA, KABUPATEN ACEH TAMIANG, PROVINSI ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik,2026
Baca Juga : PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE JANBU DISEDERHANAKAN PADA RUAS JALAN LINTAS SUMATERA KECAMATAN KEJURUAN MUDA, KABUPATEN ACEH TAMIANG (SYIFAH TRI RAHMA, 2025)
Abstract
Geographically, the research location is at coordinates 4°14’33.09” - 4°17’15.87” N and 97°58’22.04” - 98°1’4.18” E, which has a research area of 5 km × 5 km or 25 km2. While administratively the research area is in Sekerak District and its surroundings, Aceh Tamiang Regency, Aceh Province. The selection of the geological mapping location is based on the lack of recent geological information carried out around the location, so it is important to conduct further geological mapping in the area. In the Sekerak District area, several slopes were found with constituent materials in the form of sandstone with a medium to high level of weathering which has the potential for landslides. To overcome this, a slope stability analysis is needed. In this case study, the Simplified Bishop method was used which is suitable for the characteristics of slope conditions in the research area which has homogeneous constituent components that do not have structural discontinuities. The purpose of this study is to produce information in the form of geological conditions (geological maps, geomorphology and trajectories) and the value of the slope safety factor in the study area. Based on the results of the study, the existence of three geomorphological units can be identified, namely the Denudational landform unit (D1), the Structural landform unit (S1), and the Fluvial landform unit (F1). This study also identified seven rock units including the Baong Carbonate Sandstone, Baong Sandstone, Keutapang Sandstone, Keutapang Low Carbonate Sandstone, Keutapang Conglomerate, Seureula Sand-Silky Intercalation, and Qh Alluvium Deposits. Based on the slope stability analysis using the simplified Bishop method, the safety factor value obtained on the slopes observed in the study area is 0.651, while with Rocscience Slide 6.0 software the safety factor value is 0.450. From these values, according to Bowles 1989, the slopes in the study area are categorized into the unstable slope class with landslide intensity occurring regularly/frequently because the FK value is
Baca Juga : PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG DI KECAMATAN SUNGAI MAS, KABUPATEN ACEH BARAT, PROVINSI ACEH (Nurul Hayati, 2024)