Masalah gizi buruk dan stunting masih menjadi persoalan serius di indonesia, termasuk di kota sabang, yang menunjukkan angka stunting cukup tinggi dan melebihi ambang batas yang ditetapkan oleh who. stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik tetapi juga memengaruhi perkembangan kognitif, kesehatan, dan kualitas hidup anak. pemerintah kota sabang merespons permasalahan ini melalui program gerakan untuk anak sehat (geunaseh), yaitu program bantuan tunai yang disertai pendampingan kesehatan, pemantauan gizi melalui posyandu, serta edukasi kepada orang tua. namun, berdasarkan pengamatan awal, pelaksanaan program ini masih menghadapi tantangan seperti rendahnya pemahaman orang tua mengenai gizi seimbang, ketergantungan pada bantuan, serta perbedaan kualitas pelaksanaan antar gampong.tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas program geunaseh dalam meningkatkan gizi dan kesehatan anak di kota sabang serta menganalisis dampak program terhadap pencegahan malnutrisi dan stunting serta melihat apakah program geunaseh ini dapat mekeankan angka stunting dan pemasalahan kesehatan anak di kota sabang.penelitian ini menggunakan teori efektivitas dari campbell.j.p dengan menggunakan indikator keberhasilan program,keberhasilan sasaran,kepuasan terehadap program,tingkat output dan input,dan pencapaian tujuan. penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggali informasi dari dinas kota sabang, ahli gizi, forum anak kota sabang (fakosa), serta masyarakat penerima manfaat. hasil penelitian menunjukkan bahwa program geunaseh telah membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak, meningkatkan kunjungan ke posyandu, serta memperkuat pemahaman orang tua mengenai pentingnya kesehatan anak. namun, program ini belum berjalan optimal karena masih terbatasnya sumber daya manusia, kurangnya sosialisasi, dan belum meratanya kualitas implementasi di semua gampong. program geunaseh di kota sabang diharapkan dapat terus ditingkatkan melalui penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan edukasi gizi kepada masyarakat, serta pengawasan yang lebih efektif, sehingga mampu memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas kesehatan anak secara berkelanjutan. kata kunci : geunaseh, gizi anak, stunting, kesehatan anak, kota sabang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EFEKTIVITAS PROGRAM GERAKAN UNTUK ANAK SEHAT (GEUNASEH) DALAM MENINGKATKAN GIZI DAN KESEHATAN ANAK DI KOTA SABANG. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2026
Baca Juga : POLA PEMBIASAAN MAKAN BERGIZI BAGI ANAK USIA DINI DI PAUD INTAN PAYONG KOTA BANDA ACEH (NUR ASLAMIAH, 2024)
Abstract
Malnutrition and stunting remain serious public health issues in Indonesia, including in the City of Sabang, which continues to record stunting rates that are relatively high and exceed the threshold set by the World Health Organization (WHO). Stunting is a condition of impaired growth resulting from chronic undernutrition and recurrent infections, which affects not only physical growth but also cognitive development, health status, and the overall quality of life of children.In response to this problem, the Government of Sabang City has implemented the Gerakan Untuk Anak Sehat (Geunaseh) Program, a cash transfer program accompanied by health assistance, nutritional monitoring through Posyandu (integrated health service posts), and educational activities for parents. However, based on preliminary observations, the implementation of this program still faces several challenges, including limited parental understanding of balanced nutrition, dependency on assistance, and disparities in the quality of implementation across gampong (villages). This study aims to examine the effectiveness of the Geunaseh Program in improving child nutrition and health in Sabang City, to analyze its impact on the prevention of malnutrition and stunting, and to assess whether the program has contributed to reducing stunting rates and addressing child health problems in the city. The research adopts a descriptive qualitative approach by collecting information from the Sabang City government agencies, nutritionists, the Sabang City Children’s Forum (Forum Anak Kota Sabang/FAKOSA), and beneficiary communities.The findings indicate that the Geunaseh Program has helped families meet children’s nutritional needs, increased attendance at Posyandu, and strengthened parents’ understanding of the importance of child health. Nevertheless, the program has not yet been implemented optimally due to limited human resources, insufficient socialization, and uneven quality of implementation across all gampong. It is expected that the Geunaseh Program in Sabang City can be continuously improved through strengthened cross-sectoral coordination, enhanced community nutrition education, and more effective supervision, so that it can generate a significant and sustainable impact on reducing stunting rates and improving the overall quality of child health.. Keywords : Geunaseh, Child Nutrition, Stunting, Child Health, Sabang City.
Baca Juga : GAMBARAN PERILAKU SEHAT ANAK YATIM PIATU DI PANTI ASUHAN YAYASAN PENYANTUN ISLAM SETUI DAN DI DESA PUNGE JURONG BANDA ACEH TAHUN 2011 (Anggun Trisnawati AR, 2022)